spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Camat Muara Kaman: Kami Siap Dukung Pelaksanaan Latsitarda Nusantara XLIV

TENGGARONG – Kesiapan terkait pelaksanaan kegiatan Latihan Integritas Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara terus dikebut. Salah satunya kesiapan yang dilakukan oleh Kecamatan Muara Kaman, yang menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaannya.

Diketahui, Kutai Kartanegara (Kukar) ditunjuk menjadi tuan rumah Latsitarda Nusantara XLIV tahun 2024, dengan Kecamatan Muara Kaman sebagai salah satu lokasinya. Akan ada sebanyak 87 orang yang terdiri dari Akmil dan Akpol yang terdiri dari gabungan AD, AL, AU dan Kepolisian.

Camat Muara Kaman, Berliang, bahwa telah menyiapkan desa Panca Jaya sebagai lokasi pelaksanaan. Meski awalnya dipersiapkan di 3 desa. Keputusan ini diambil melalui hasil rapat antara Pemerintah Kecamatan Muara Kaman bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) lainnya.

“Untuk Kecamatan Muara Kaman awalnya 3 desa berubah menjadi 1 tempat, tepatnya di Desa Panca Jaya,” ungkap Berliang.

Alasan memfokuskan kegiatan di satu desa, lantaran agar kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Muara Kaman dapat sekaligus memperkenalkan beberapa situs kerajaan di Kecamatan Muara Kaman.

Sementara untuk mobilisasi dari Kecamatan Tenggarong menuju Kecamatan Muara Kaman, dikatakan oleh Berliang, akan menggunakan armada bus yang disiapkan oleh Pemkab Kukar.

“Wilayah Kecamatan Muara Kaman, kami siap mendukung semuanya termasuk tempat dan yang akan dikunjungi nanti,” tutup Berliang.

Diketahui , Kecamatan Muara Kaman ditunjuk bersama Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Akan ada total 475 taruna termasuk pembina yang menjadi peserta. Direncanakan akan berlangsung sejak tanggal 5 Mei 2024 mendatang. (adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

INFO GRAFIS