SAMARINDA – Pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Setelah pelantikan ini, program unggulan mereka saat kampanye yakni pendidikan gratis atau yang dikenal sebagai ‘Gratispol’ mulai akan dijalankan.
Seno Aji mengatakan dengan adanya program Gratispol, diharapkan akses pendidikan gratis dari jenjang SMA hingga S3 di Kaltim dapat segera terealisasi sesuai dengan visi dan misi gubernur serta wakil gubernur terpilih.
“Kita pastikan pendidikan gratis hadir di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Ia memastikan program gratispol akan digelar secara bertahap hingga seluruh pelajar bisa merasakan program tersebut.
“Tahun ketiga kita targetkan sudah selesai semua dan ditahun keempat dan kelima seluruh masyarakat Kaltim bisa merasakan pendidikan gratis,” tambahnya.
Ditemui terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Rahmat Ramadhan, menyebutkan program ini mulai disiapkan.
Hal ini tertuang dalam lampiran undangan rapat Disdikbud Kaltim yang ditandatangani oleh pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim dengan Nomor 500.10.9.8/3670/Disdikbud.III.
Rapat diskusi dan pendataan tahap pertama mengenai pendidikan gratis awalnya dijadwalkan pada Rabu (19/2/2025) tetapi mengalami penundaan.
“Yang pasti diskusi tersebut akan dilaksanakan setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur baru,” ujar Rahmat.
Disdikbud Kaltim nantinya akan mengundang berbagai institusi pendidikan, termasuk Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), dan institusi pendidikan lainnya.
Rahmat menambahkan tim transisi akan bekerja untuk menyusun teknis pelaksanaan program gratispol.
Penyusunan ini mencakup pengumpulan data akurat mengenai jumlah mahasiswa di Kaltim yang akan menerima manfaat dari program tersebut.
Ia berpesan kepada seluruh pelajar dan mahasiswa di Kaltim untuk bersabar menunggu realisasi program ini. Menurutnya, proses sedang berjalan agar program dapat berjalan maksimal.
“Drafnya masih belum final jadi kita masih menunggu petunjuk teknis dari gubernur,” jelas Rahmat.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo