SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadan, Badan Gizi Nasional (BGN) Kaltim melalui Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kota Samarinda tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan beberapa penyesuaian mekanisme baik tempat makan, waktu distribusi, dan komposisi makanan bergizi.
Penyesuaian tersebut terjadi di salah satu sekolah dasar yang telah melaksanakan program MBG yakni SDN 003 Samarinda Utara. Penerapan program MBG di sekolah tersebut baru terlaksana selama dua hari dimulai sejak, Kamis (6/3/2025) lalu.
Kepala Sekolah SDN 003 Samarinda Utara, Utami, mengaku pihaknya baru ditunjuk untuk menjadi penerima manfaat Program MBG. Menurutnya, secara keseluruhan murid di sekolahnya menyampaikan perasaan senang dan gembira dengan hadirnya program tersebut
“Murid kami sangat senang dengan pemberian makanan oleh pemerintah ini, mereka selalu menantikan dengan bertanya ke gurunya tentang kapan diberikan makanan itu (makanan bergizi),” ujar Utami.
Lebih lanjut, Utami menjelaskan pihak pengelola mendistribusikan makanan berupa menu berbuka puasa (takjil) seperti kurma, bolu, susu, dan telur. Menurutnya, pembagian jenis makanan tersebut merupakan penyesuaian karena sebagian anak menjalankan ibadah puasa.
“Kami sebelumnya telah dihubungi dan diberikan skema atau menu makanan selama seminggu. Menyesuaikan bulan puasa, pengelola menyiapkan makanan yang tidak mudah basi,” ungkapnya.
Selaras dengan pernyataan Utami, murid-murid SDN 003 Samarinda mengaku senang dengan pemberian makan bergizi gratis oleh pemerintah. Apalagi, makanan yang disajikan masih terasa sedap walaupun dikonsumsi saat berbuka.
“Saya dapatnya kue, kurma, susu, sama telur pak. Saya puasanya full, pas buka makanannya masih enak,” kata Abdil, murid Kelas 1 SDN 003 Samarinda Utara.
Senada dengan Abdil, siswi kelas 3, Aulia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Menurutnya, bolu dan susu yang diberikan terasa enak sekali.
“Kemarin kami dikasih lima telur puyuh pak. Makanannya juga enak-enak, apalagi susunya. Terima kasih Pak Prabowo,” kata Aulia, dengan ekspresi senang.
Pewarta: Hadi Winata
Editor: Yahya Yabo