Rudi Prihatin, BPBD Berau Kekurangan Personel

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi I DPRD Berau, Rudi Mangunsong, turut prihatin dengan keadaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau yang kekurangan personel. Sudah seharusnya personel lengkap bahkan ada cadangannya.

Dikatakannya, tugas BPBD Berau tidak hanya soal memadamkan api saja. Namun banyak tugas lain yang dikerjakan. Salah satunya mengevakuasi hewan-hewan yang dianggap mengganggu masyarakat seperti buaya, ular, beruang hingga tawon. Jika kekurangan personel, ia khawatir, hal ini akan berdampak pada kondisi tertentu.

“Misal di daerah ini terjadi kebakaran, di satu sisi, ada juga kebakaran. Kalau kekurangan personil, tentunya kondisi tersebut akan membahayakan juga untuk anggota BPBD,” ucapnya.

Pun termasuk persoalan unit Damkar yang layak. Pasalnya, saat ini banyak armada Damkar yang butuh peremajaan. Bahkan, tidak sedikit gedung tinggi yang ada di Berau, namun keberadaan fire truck belum ada di Berau. Ia mengkhawatirkan, jika terjadi musibah kebakaran di gedung tinggi. Maka personel bakal kesusahan.

“Ini seharusnya sudah bisa diantisipasi. Pembangunan terus berjalan. Namun peralatan Damkar masih ketinggalan zaman,” bebernya.

Dirinya mendorong Pemkab Berau untuk berani menganggarkan pengadaan alat dan personel untuk Damkar. Termasuk hidran yang harus dipasang di area padat penduduk.

“Pastinya akan memudahkan personel memadamkan api jika terjadi musibah kebakaran,” paparnya. (Adv/Mnz)

Pewarta: Amnil Izza
Editor: Irfan

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI