spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Komunitas Kaligrafi Kukar Punya Wadah Ekspresi dan Pemasaran Karya di FKPR

TENGGARONG – Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) terus menjadi magnet bagi komunitas seni di Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya para penggiat kaligrafi. Dalam dua tahun terakhir, event ini telah berkembang menjadi wadah bagi para seniman kaligrafi untuk menampilkan karya mereka sekaligus memperkenalkan seni Islam kepada masyarakat luas.

Terlihat puluhan seniman kaligrafi berkumpul di FKPR kali ini, memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan keterampilan mereka dalam menciptakan karya yang indah dan bermakna. Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi berkesempatan memasarkan hasil karyanya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengungkapkan terlihat tingginya partisipasi dari komunitas kaligrafi dalam festival ini mencerminkan minimnya ruang bagi mereka untuk berkompetisi dan memamerkan karya mereka selama ini.

“Komunitas kaligrafi di Kukar sebenarnya cukup aktif dan berkembang. Mereka terus melatih keterampilan bahkan membina generasi baru. Namun, tantangan terbesar mereka adalah kurangnya wadah untuk mengukur kemampuan dan menampilkan hasil karya. FKPR hadir sebagai solusi untuk itu,” ujarnya, Jumat (14/3/2025).

Aji Ali Husni turut menyoroti selama ini, satu-satunya ajang kompetisi rutin bagi komunitas kaligrafi adalah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Namun di luar itu, mereka jarang memiliki kesempatan untuk memamerkan karya mereka kepada masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, Dispora Kukar berencana menghadirkan pameran khusus bagi komunitas kaligrafi tidak hanya sebagai ajang apresiasi, melainkan sebagai sarana pemasaran karya seni mereka.

“Insya Allah dalam waktu dekat, kami akan mengadakan pameran khusus bagi komunitas kaligrafi. Bahkan di FKPR ini, kami sudah mulai dengan menampilkan karya-karya mereka. Pada malam terakhir festival, kami akan membuka kesempatan bagi mereka untuk menjual hasil produksinya,” tambahnya.

Dengan inisiatif ini, diharapkan komunitas kaligrafi di Kukar semakin berkembang dan memiliki lebih banyak ruang untuk berkarya serta mendapatkan apresiasi yang layak. Selain itu, Dispora Kukar berharap masyarakat luas dapat lebih mengenal dan mendukung perkembangan seni kaligrafi di daerah mereka. (adv)

Pewarta: Ady
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

INFO GRAFIS