SAMARINDA – Tergabung di Fascreeya Indonesia, Ellim Urniatin, salah satu desainer lokal yang karyanya tergabung di Teras Fashion Kareem Minggu (23/3/2025), menampilkan konsep berbeda dengan nama brand Urmile.
Menyasar remaja dan ibu-ibu yang aktif dan dinamis, rancangannya memadukan konsep casual dan unsur etnik. Hal yang sebenarnya kurang populer di kalangan remaja.
Menurutnya, disitu justru letak tantangannya. Karena membuat remaja dan ibu-ibu aktif tetap terlihat menarik dengan balutan perpaduan etnik, tak bisa sembarangan.
Harus melalui konsep matang dan pemilihan warna dan bahan yang tepat.

“Menampilkan modest wear yang ada nuansa etnik kaltim yang di desain untuk kawula muda dengan kemasan moden adalah tatangan menarik,” ucap desainer yang membuka butik di Jl. Pusaka Perum Griya Sakinah Gg.sakinah Blok B No 20.
Target menarik perhatian semua kalangan utamanya menggaet konsumen yang lebih muda, menjadi salah satu alasan ia mengikuti event itu.
“Konsep etnik itu, cenderung identik dengan dewasa. Nah disini kami coba sodorkan desain yang pas untuk semua kalangan. Pas juga dipakai untuk momen lebaran,” tambahnya.
Betul saja, saat event berlangsung, outfit Urmile yang dibawakan dengan apik oleh model Cua, Almira, Sheila & Naura, terlihat anggun tak kaku dan cocok dipakai untuk banyak momen. Baik formal maupun momen penting keluarga.
Paduannya dengan hijab juga menambah kesan elegan dan mewakili tren busana muslimah yang esklusif tanpa harus meninggalkan corak etnik. (dhi)