TENGGARONG – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan pokok dan gas elpiji 3 kilogram. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar memastikan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg serta Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) dalam kondisi aman dan terkendali hingga Lebaran.
Kepastian ini disampaikan oleh Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Taufik Hidayat. Ia menyebutkan pemerintah terus memantau distribusi elpiji subsidi agar tetap tepat sasaran terutama menjelang hari-hari besar nasional yang biasanya diiringi lonjakan konsumsi.
“Stok bahan pokok terutama gas elpiji 3 kg aman hingga Lebaran. Kami memastikan distribusinya berjalan lancar agar tidak ada kendala di lapangan,” ujar Taufik, Jumat (14/3/2025).
Selain memastikan ketersediaan barang, Pemkab Kukar turut mengawasi harga elpiji 3 kg di tingkat agen agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan yakni Rp19 ribu per tabung. Apabila ditemukan adanya penjualan di atas harga tersebut, pihak terkait akan segera menindaklanjuti.
Tidak hanya elpiji, stok bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging dapat dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga hari raya Idulfitri. Pemkab Kukar bersama tim pengawas pangan terus melakukan pemantauan di pasar guna menghindari potensi kecurangan dalam distribusi bahan pokok bersubsidi.
“Kami mengimbau para pedagang untuk menjaga kualitas, takaran, serta harga jual produk agar tetap sesuai dengan kebijakan pemerintah. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan harga yang tidak wajar,” tegas Taufik.
Selain pemantauan stok dan distribusi, Pemkab Kukar berkomitmen menjaga stabilitas harga guna mengendalikan daya beli masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai kecamatan. (adv)
Pewarta: Ady
Editor: Yahya Yabo