BONTANG – Akses jembatan SMP Negeri 5 Bontang kini masih dipinjam pakaikan oleh perusahaan yang merupakan lahan milik PT Kaltim Nusa Etika (KNE). Untuk itu pemerintah Kota Bontang bersama Komisi A DPRD Kota Bontang menggelar pertemuan dengan perusahaan terkait.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Bambang Cipto Mulyono, mengatakan perusahaan bersedia meminjamkan kembali lahan tersebut kepada pemerintah untuk sementara waktu.
Untuk kepastian durasi peminjaman lahan, hingga saat ini masih belum jelas. Sementara itu pihaknya harus segera melakukan perbaikan terhadap struktur jembatan yang sudah sangat turun dari jalanan.
“Kami dipersilahkan lagi untuk memakai lahan tersebut tapi sampai kapan dan bagaimana perbaikan masih dibicarakan,” ujarnya, Senin (10/3/2025).
Hingga saat ini pemerintah pun belum dapat melakukan perbaikan karena lahan tersebut masih berstatus milik perusahaan.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, menjelaskan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakasanakan, selain PT KNE turut hadir pula perwakilan dari PT Kaltim Industrial Estate (KIE) sementara untuk PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) akan dilakukan koordinasi dikarena berhalangan hadir.
Selanjutnya, hal yang menjadi perhatian khusus yakni penggunaan lahan yang dapat dipinjamkan secara cuma-cuma. Pihaknya pun telah melayangkan beberapa opsi seperti penghibahan lahan ataupun pemerintah melakukan pembebasan lahan.
“Keputusan selanjutnya akan diberikan dalam rapat berikut namun belum bisa ditentukan juga dilaksanakan,” jelasnya.
Mengenai keputusan terkait lahan ini akan ditinjau kembali oleh Wali Kota Bontang ataupun Wakil Wali Kota Bontang bukan hanya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yahya Yabo