spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPPKBP3A Giatkan Gebyar Apresiasi dan Lomba SSK

Wakil Bupati Berau Gamalis saat meninjau rangkaian lomba SSK di Balai Mufakat, Senin (11/9/2023).

TANJUNG REDEB – Dalam mempersiapkan bonus demografi pada 2045, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau mengadakan gebyar apresiasi program bangga kencana dan rangkaian lomba sekolah siaga kependudukan di Balai Mufakat, Senin (11/9/2023).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Berau Gamalis. Dikatakannya, generasi muda menjadi target untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas di Kabupaten Berau. Yang mana itu menjadi fokus program Bangga Kencana milik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) termasuk di Berau.

Salah satu fokus dari program Bangga Kencana, yaitu penurunan stunting yang juga menjadi program strategis nasional yang ditetapkan oleh Presiden.

Disadarinya kualitas sumber daya manusia adalah aspek yang sangat penting dalam proses pembangunan suatu daerah. Hal itu juga menjadi tujuan utama dari Program Bangga Kencana, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dalam rangka mewujudkan pertumbuhan seimbang dan keluarga berkualitas.

“Saya memberikan apresiasi kepada petugas lini lapangan yang merupakan ujung tombak keberhasilan Program Bangga Kencana di tingkat kampung dan kecamatan,” katanya, Senin (11/9/2023).

Gebyar apresiasi tersebut juga dirangkaikan dengan lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat kabupaten tahun 2023. Lomba tersebut sebagai upaya membangun kesadaran generasi muda tentang lingkungan sekitar, sehingga akan membentuk perilaku yang bertanggung jawab dan ikut peduli dengan kualitas hidup kemasyarakatan di masa yang akan datang. Lomba tersebut diikuti oleh berbagai jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga SMA.

Ada 16 SSK di Kabupaten Berau dan tersebar di empat kecamatan terdekat. Tiga di antaranya sudah memperoleh predikat paripurna yakni, SD 007, SMPN 3, dan SMAN 1.

“Apalagi, era bonus demografi yang diprediksi akan memuncak pada 2045 mendatang, tentunya perlu kita sikapi dan antisipasi dengan penyiapan generasi yang berkualitas agar memberikan dampak positif untuk pembangunan,” ungkapnya.

Gamalis mendorong kepada jajaran DPPKBP3A, Balai KB, dan segenap perangkat terkait, termasuk kelompok dan komunitas remaja untuk terus bersinergi dan bersama-sama menyukseskan Program Bangga Kencana dan Sekolah Siaga Kependudukan.

“Saya optimis, dengan kerja bersama, Kabupaten Berau akan mampu menjadi kabupaten yang sehat, bahagia, dan sejahtera,” ujarnya.

Di tempat yang sama Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah menambahkan, sebanyak 60 dari 110 kampung dan kelurahan di Berau telah ditetapkan sebagai kampung KB. Adapun gebyar apresiasi nantinya menjadi penataan dan pembinaan kampung KB yang selanjutnya menjadi perwakilan Berau di tingkat provinsi.

Yang mana tahun ini diupayakan 110 kelurahan dan kampung di Berau dapat menjadi kampung KB. Percepatan tersebut dilakukan dengan cara penguatan dan surat edaran untuk pembentukan kampung KB.

“Penghargaan juga diberikan kepada kader-kader KB di Berau sebagai ujung tombak pemerintahan yang telah bekerja keras dalam program Bangga Kencana,” jelasnya.

Selepas kegiatan DPPKBP3A juga sempat memberikan bantuan alat teknik tepat guna bagi 20 kampung Keluarga Berkualitas (KB) yang ada di Berau. Berupa alat memasak yang digunakan dapur sehat (Dashat) untuk membuat masakan bagi asupan anak-anak yang berisiko stunting.

“Tadi diberikan kepada 20 kampung KB. Ke depan akan diberikan kepada kampung lain secara bertahap,” tutupnya. (Mnz)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER