spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Falentinus Keo Meo Soroti Maraknya Kasus Judi Online yang Berujung Perceraian

TANJUNG REDEB – Kasus judi online di Kabupaten Berau akhir-akhir ini cukup marak. Yang mana berujung pada perceraian akibat banyak orang telah menghabiskan seluruh uangnya untuk bermain judi online.

Hal itu menjadi sorotan Anggota Komisi I DPRD Berau, Falentinus Keo Meo. Dirinya menyayangkan, banyak masyarakat yang terjerat judi online. Diketahui, terdapat sebanyak 200 kasus angka perceraian dengan sebab judi online yang mendominasi.

Dikatakannya, seiring dengan kemajuan teknologi dan serba digitalitalisasi. Tentu, menimbulkan dampak positif dan negatif. Pasalnya, saat ini pemanfaatan dari kemajuan teknologi ini masih kerap di salah gunakan oleh masyarakat.

“Ditengah lompatan teknologi yang pesat ini, mestinya ada kontrol diri dalam menggunakan media sosial,” ucapnya, Rabu (25/10/2023).

Menurutnya, dalam memerangi perjudian online di kalangan masyarakat, diperlukan pendekatan internal. Baik dari pasangan maupun peran keluarga untuk memberikan pemahaman dampak buruk dari hal tersebut.

“Karena yang namanya online-online ini kalau sudah ketagihan susah diberantas. Maka, perlu peran keluarga sebagai kerabat terdekat,” tuturnya.

Selain itu, tak hanya dari internal saja, namun diperlukan faktor eksternal yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau guna menekan peningkatan dampak buruk dari judi online. Untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat hampir tidak mungkin dilakukan. Namun, ada opsi lain yang bisa dilakukan, yaitu dengan memblokir situs judi online oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Pemerintah apa daya mengawasi, pembinaan, pendampingan pintunya melalui mana itu agak susah. Kecuali, kalau dari Diskominfo bisa menutup atau memblokir. Ibarat keran air ini bisa dikecilkan,” katanya.

Namun demikian, dirinya tetap berharap masyarakat dapat lebih melek teknologi agar tidak menyalahgunakan kemajuan digital. Serta, butuh peningkatan kesadaran diri dan bangun komunikasi yang lebih baik dalam hubungan keluarganya.

“Juga peran pemerintah yang tidak kalah penting memberikan pemahaman kepada masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Mnz)

Pewarta: Amnil Izza
Editor: Irfan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER