Anggota DPRD Kutim Dorong Raperda Galian C Masuk RPIK, Minta Usaha Lokal Diberi Perlindungan

SANGATTA – Industri galian C di Kutai Timur (Kutim) kini mulai mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Anggota DPRD Kutim, Bahcok Riandi, menyuarakan pentingnya memasukkan Raperda galian C ke dalam Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK). Tujuannya agar sektor ini bisa diatur secara lebih rapi dan berpihak pada pelaku usaha lokal.

Dalam rapat pembahasan RPIK baru-baru ini, Politisi Demokrat itu menekankan mengenai selama ini usaha tambang rakyat seperti pasir, batu, dan sejenisnya, belum memiliki perlindungan regulasi yang kuat. Akibatnya, pelaku usaha lokal sering kesulitan dalam pengelolaan usaha, apalagi saat bersaing dengan pemain besar dari luar daerah.

“Kita ingin pelaku usaha lokal bisa berkembang dan terlindungi. Jangan sampai mereka malah jadi penonton di daerah sendiri,” ujar Bahcok.

Menurutnya dengan adanya aturan yang jelas di dalam RPIK, pemerintah daerah dapat lebih mudah mengawasi, mengatur, dan tentu saja meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini.

Usulan ini dinilai strategis karena dapat membuka ruang bagi usaha tambang lokal untuk berkembang secara legal, terstruktur, dan berkontribusi lebih besar ke perekonomian daerah.

“Kalau ini diatur, bukan hanya pelaku usaha terbantu, tapi PAD kita bisa naik. jangan hanya tambang besar diperhatikan,” tegasnya.

Langkah Bahcok ini mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan sesama anggota dewan. Harapannya, apabila Raperda ini benar-benar masuk ke RPIK, maka pengusaha lokal tidak lagi merasa dianaktirikan dan PAD Kutim dapat meningkat secara berkelanjutan.

Pewarta: Ramlah
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI