PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan gerakan panen sebagai bentuk dukungan terhadap program Brigade Pangan yang dicanangkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto. Dasar pelaksanaannya adalah Surat Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor 657 Tahun 2024.
Menanggapi program tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Sujiati, menyampaikan apresiasinya. Ia menilai kehadiran Brigade Pangan sangat membantu masyarakat, khususnya para petani di daerah.
“Brigade ini sangat membantu masyarakat kita. Semoga program ini dari pusat sampai ke bawah bisa berjalan sesuai, tidak menyulitkan,” ujar Sujiati saat ditemui, Senin (7/4/2025).
Ia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga gabah (padi kering) sebesar Rp6.500 per kilogram, yang menurutnya sangat berpihak kepada petani.
“Dengan adanya harga gabah Rp6.500 itu luar biasa, membuat petani kita tersenyum. Semoga tidak hanya tahun ini, tapi tahun-tahun berikutnya juga tetap seperti itu,” imbuh politisi dari Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Sujiati menekankan bahwa kebijakan yang berpihak pada petani akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, ketika petani sejahtera, daerah dan negara pun akan lebih kuat dan mandiri.
“Kalau petani sudah bisa berdiri di kaki sendiri dengan hasil panen yang layak, mereka tidak perlu lagi berharap bantuan. Itu bentuk kemandirian yang harus kita dukung bersama,” tegasnya. (ADV)
Penulis: Nelly Agustina
Editor: Robbi Syai’an





