Pastikan Keberadaan Buaya, BPBD Paser Pancing Buaya Gunakan Bebek di Danau Gentung Temiang

PASER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser usulkan cara unik untuk mendeteksi keberadaan buaya menyusul adanya informasi mengenai kemunculan buaya di salah satu ikon Kabupaten Paser yakni Danau Gentung Temiang atau lebih dikenal dengan Telaga Ungu yang berada di Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Paser.

Komandan Rescue BPBD Paser, Marwan, mengatakan informasi mengenai kemunculan buaya ini belum dapat divalidasi kebenarannya, namun pihaknya telah menyampaikan hal ini kepada pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser. Sebab lokasi tersebut saat ini digunakan sebagai pusat latihan atlet Porprov.

“Dalam rapat bersama di kantor Dispora beberapa waktu lalu, kami sudah mengingatkan kepada PODSI Paser agar berhati-hati terhadap keberadaan buaya di lokasi tersebut,” kata Marwan, Minggu (29/6/2025).

Informasi mengenai keberadaan buaya di Danau Gentung Temiang ini bukan kabar baru, sebab sebelumnya pernah beredar informasi serupa bahkan BPBD Paser sempat memasang plang peringatan di kawasan danau tersebut yang kemudian di copot setelah buaya yang dimaksud berhasil ditangkap. Kemudian setelahnya kembali beredar kabar kemunculan buaya di lokasi tersebut.

Meski informasi mengenai keberadaan buaya itu belum dapat dipastikan kebenarannya, namun Marwan memberikan imbauan untuk tetap berhati-hati. Dirinya mengusulkan untuk menaruh beberapa bebek di lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Untuk memastikan informasi itu kami usulkan menggunakan bebek yang diikat di danau, apabila selama dua sampai tiga hari bebeknya masih ada berarti buayanya tidak ada,” ujarnya.

Cara ini dinilai ampuh oleh Marwan, sebab sebelumnya BPBD Paser menggunakan cara serupa untuk memastikan keberadaan buaya di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Paser.

Dirinya mengatakan memastikan Danau Gentung Temiang bebas dari buaya dinilai penting dilakukan untuk memastikan keamanan para atlet dan untuk meningkatkan kepercayaan diri atlet saat berlatih.

“Kekhawatiran terkait keamanan lokasi latihan itu pasti berpengaruh terhadap kepercayaan diri para atlet saat berlatih, seperti halnya pada saat masih berlatih di Sungai Kandilo,” sebutnya.

Untuk diketahui sebelumnya atlet PODSI Paser berlatih di Sungai Kandilo dan Sungai Seratai, namun setelah marak kemunculan buaya dan kasus serangan buaya terhadap manusia di Kabupaten Paser, latihan para atlet dayung akhirnya dipusatkan di Danau Gentung Temiang.

Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI