SAMARINDA – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Timur semakin menjadi primadona bagi pelajar baru. Setiap tahun, jumlah siswa baru yang memilih SMK terus menunjukkan tren peningkatan.
Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim, Surasa, mengungkapkan pada tahun ajaran 2025/2026 angka pendaftar melonjak signifikan.
“Setiap tahun rata-rata ada sekitar 25 ribu siswa baru yang masuk ke SMK di Kaltim. Tapi tahun ini jumlahnya naik jadi sekitar 26 ribu,” ungkap Surasa, Kamis (17/7/2025).
Meskipun angka pasti masih menunggu selesainya seluruh proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Surasa optimistis jumlah tersebut mencerminkan peningkatan animo terhadap pendidikan kejuruan.
“Begitu data final masuk, kita akan bisa lihat persentase kenaikannya,” tambahnya.
Kaltim sendiri saat ini memiliki 218 SMK yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Menurut Surasa, jumlah tersebut sudah sangat memadai untuk menampung peserta didik baru, apalagi dengan semakin bervariasinya pilihan jurusan di masing-masing sekolah.
“Pilihan jurusan sekarang makin banyak. Itu salah satu faktor yang menarik minat siswa untuk masuk SMK,” jelasnya.
Sementara itu, pada hari pertama sekolah, Senin (14/7/2025), seluruh SMK telah menyambut peserta didik baru melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Untuk pelaksanaan MPLS, teknisnya kita serahkan ke masing-masing sekolah. Yang penting, orientasinya tetap mengedepankan nilai-nilai positif dan pengenalan dunia kejuruan,” jelas Surasa.
Ia berharap pertumbuhan jumlah siswa SMK dari tahun ke tahun menjadi indikator positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bumi Etam.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





