Dukung Pemerintahan Terbuka, Panja OGP BKSAP DPR RI Berkunjung ke Otorita IKN

NUSANTARA – Dalami praktik pemerintahan terbuka di Ibu Kota Nusantara, Panitia Kerja (Panja) Open Government Partnership (OG-P) Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI berkunjung ke Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan diterima langsung secara hangat oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara di Nusantara, Kamis (17/07/2025).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sinergi dan komitmen antar instansi guna mendorong percepatan pembangunan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. Kehadiran Panja OG-P BKSAP DPR RI menjadi respon terhadap aspirasi publik mengenai keberlanjutan pembangunan IKN yang kini memasuki tahap kedua.

“Terima kasih atas kunjungan bapak dan ibu sekalian, mudah-mudahan membawa barokkah bagi kami, khususnya menjadi sumber informasi bagi masyarakat lainnya yang bapak ibu bisa sampaikan ke masyarakat lainnya tentang pembangunan di IKN ini,” ujar Basuki.

Ketua Panja OG-P BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, menekankan pentingnya dukungan parlemen terhadap tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel.

“Kami juga mengharapkan dapat membawa pulang pandangan baru untuk DPR RI dalam mendukung tata kelola pemerintahan di daerah yang sesuai prinsip keterbukaan parlemen. Semoga kunjungan kami, Panja OG-P ke Nusantara dapat menjadi momentum penguatan kerja sama eksekutif dan legislatif dalam mendukung kota masa depan yang inklusif dan berteknologi mutakhir,” ujar Muhammad Husein Fadlulloh.

Dalam kesempatan tersebut, Basuki menegaskan Otorita IKN dibentuk untuk mewujudkan birokrasi yang efektif, transparan, dan peduli terhadap lingkungan hidup. Model birokrasi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kementerian, lembaga, serta instansi lainnya yang akan bertugas di kawasan IKN.

Dirinya menyoroti pentingnya pengelolaan kawasan yang terstruktur, meliputi aspek akuntabilitas, tata kelola bangunan, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, hingga jaminan pendidikan inklusif bagi seluruh warga, termasuk bagi siswa berkebutuhan khusus. Hal ini disampaikan sebagai bentuk respons terhadap masukan dari anggota Panja yang telah hadir.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif, sekaligus menjembatani antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Humas OIKN)

Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI