SAMARINDA – Operasi Patuh Mahakam 2025 di Samarinda menunjukkan lonjakan signifikan dalam jumlah pelanggaran lalu lintas. Hingga Minggu (20/7/2025), tercatat ada 676 pelanggar yang ditindak dalam sepekan pertama operasi. Angka ini hampir lima kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang hanya mencatatkan 157 pelanggar. Operasi Patuh Mahakam 2025 sendiri masih akan berlangsung hingga Minggu (27/7/2025).
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, menjelaskan peningkatan ini disebabkan oleh dua faktor utama yakni tren peningkatan pelanggaran dan intensifikasi kegiatan penindakan, termasuk penambahan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis.
“Iya, ada tren peningkatan (pelanggaran) dan kegiatan kami juga meningkat dari tahun sebelumnya, ditambah dengan penindakan dari ETLE statis,” ujar Prasetyo, Senin (21/7/2025).
Prasetyo menambahkan tiga jenis pelanggaran paling menonjol di Samarinda adalah melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, dan tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat.
“Ini tiga pelanggaran yang masih sering terjadi. Jadi terkadang pengendara ini masih lalai, sehingga kami berikan sanksi Tilang,” tegasnya.
Pada hari kedelapan operasi, Senin (21/7/2025) sore, Satlantas Polresta Samarinda berhasil menindak sekitar 45 pengendara di Jalan Gatot Subroto.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Ismail Marzuki, menjelaskan pelanggaran yang ditemukan meliputi melawan arus, tidak memiliki SIM, dan tidak mengenakan helm. Iptu Ismail Marzuki menyoroti bahaya serius dari perilaku melawan arus di Jalan Gatot Subroto.
“Jalur ini sangat berbahaya, sudah sering terjadi kecelakaan, bukan sekali dua kali. Kecepatannya tinggi, sudah ada rambu-rambu yang jelas namun masih ada saja yang nekat melawan arus,” paparnya.
Ia menekankan tindakan nekat tersebut sangat berisiko mengingat karakteristik jalan yang padat dan kecepatan kendaraan yang tinggi.
Melihat tren peningkatan pelanggaran ini, Kompol Prasetyo kembali mengingatkan seluruh warga Kota Samarinda dan pengguna jalan raya untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Karena ini sangat penting, demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Jadi, patuhi semua aturan lalu lintas,” pungkasnya.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





