SAMARINDA – Suasana meriah, penuh warna, dan sangat ramah menyelimuti kehadiran mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Mulawarman (Unmul). Pada 6 Agustus 2025 menjadi hari sakral bagi mahasiswa baru Fisip Unmul yang dilaksanakan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas. Bertemakan FISIP MUDA: Progresif, Berdampak, Menuju Indonesia Emas dengan jargon ‘Bergerak, Berkarya, Berdampak’ acara ini menjadi langkah pertama mengenal dinamika kehidupan kampus. Dilaksanakan di halaman gedung D9, acara ini mengundang 701 mahasiswa baru dari tujuh program studi yang berada di Fisip Unmul
Kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai seremonial awal perkuliahan, tetapi sebagai momen berharga untuk mempererat kebersamaan, membangun karakter, dan mengenalkan semangat keilmuan serta budaya kampus. Rangkaian kegiatan pun disusun secara progresif dan menyenangkan demi mahasiswa baru.
Acara dibuka dengan selebrasi penurunan bendera ‘SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU FISIP 2025’ diiringi dengan tarian selamat datang serta Pengibaran bendera dan pertunjukan yang sangat apik dan meriah oleh para Organisasi Mahasiswa Fisip
Dalam sambutannya, Dekan Fisip Unmul yakni Dr Finnah Fourqoniah, dengan penuh syukur bahagia mengucapkan selamat datang kepada ratusan mahasiswa baru yang hadir dengan penuh semangat sebagai pejuang yang siap membawa perubahan. Ia menekankan peran mahasiswa sangat penting untuk menggerakkan, menciptakan karya, serta berdampak untuk sesama.
“Selamat datang bagi mahasiswa baru peserta PKKMB Fisip Unmul 2025,” katanya.
Rangkaian acara disusul dengan penyematan Id Card (tanda pengenal) dan membantu mengenakan Almamater kepada para perwakilan mahasiswa di setiap Prodi oleh Dekan, Wakil Dekan I Bidang Akademik, Wakil dekan II Bidang Umum dan Keuangan, dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan alumni yang kemudian diikuti oleh seluruh mahasiswa baru.
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP, Muhammad Jamil Nur, menyambut kehadiran mahasiswa baru angkatan 2025. Jamil menjelaskan mahasiswa baru merupakan seseorang yang telah dipercaya oleh keluarga dalam perjuangannya menjadi mahasiswa. dirinya mengatakan mahasiswa baru Fisip merupakan tamu kehormatan bagi fakultas.
“Hal ini dimaksudkan sebagai komitmen Fisip untuk memberikan ruang terbuka dalam menerima potensi-potensi besar yang akan membentuk wajah fakultas ke depannya,” jelas Jamil.
Dr Rina Juwita selaku Wakil Dekan I, kemudian memperkenalkan semua pejabat dalam jajaran dan struktural di lingkungan Fisip 2025. Rina memberikan suntikan energi positif ke mahasiswa baru mengenai mahasiswa Fisip merupakan calon leader (pemimpin) yang tangguh dan siap memperjuangkan hak rakyat serta bangsa Indonesia.
“Mahasiswa Fisip siap memperjuangkan hak rakyat dan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Pada sela-sela kegiatan dihadirkan pula Tarian Dayak Kalimantan persembahan dari Komunitas Ruang Temu Seni Fisip dengan Ketua Pembina Komunitas adalah Novita Surya Ningsih, selaku dosen Program Studi Pembangunan Sosial Fisip Universitas Mulawarman. Tarian ini menyita perhatian sekaligus bertujuan menanamkan semangat cinta kebudayaan daerah.
Usai rangkaian sambutan dan sesi pengenalan lingkungan fakultas, kegiatan PKKMB Fisip Unmul berlanjut ke bagian inti yang telah dinantikan yakni sesi kuliah umum. Sesi ini menjadi momen edukatif yang ditujukan ke mahasiswa baru untuk memiliki cara pandang sebagai insan akademis sekaligus calon pemimpin berdampak di masa yang akan datang. Sesi kuliah umum terbagi menjadi empat topik inspiratif di antaranya yakni Kolaborasi dan Kepemimpinan Inklusif: Menggerakkan Perubahan dari Kampus untuk Bangsa dibawakan Nurdiansyah seorang motivator muda Kalimantan Timur, kemudian materi ‘Dari Desa untuk Bangsa: Peran Mahasiswa sebagai Katalisator Pembangunan Desa Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045’ dibawakan Arianto, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pariwisata Kab. Kutai Kartanegara, selanjutnya materi ‘Mewujudkan Kampus Berdampak dan Bermoral yang Bebas dari Kekerasan Seksual” dibawakan Dr. Haris Retno Susmiyati, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Universitas Mulawarman dan materi ‘Sosialisasi Unit Penunjang Akademik (UPA) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Mulawarman’ dibawakan Dr. Andi Wahyu Irawan, Ketua UPA BK Universitas Mulawarman.
Dari pengenalan civitas akademika, pemaparan visi misi, hingga sesi edukatif bersama, mahasiswa baru diajak untuk berani berpikir terbuka, aktif terlibat, dan siap memberi makna dalam perjalanan akademik mereka. Fisip Unmul berharap PKKMB tersebut menjadi langkah awal yang menyenangkan bagi mahasiswa baru untuk mencintai kampusnya, memahami potensinya, dan menjadi bagian dari perubahan besar yang akan datang.
Editor: Yahya Yabo





