TENGGARONG – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara (Kukar) kini diarahkan menuju panggung global. Sekolah menengah pertama (SMP) tidak hanya diperkuat dengan infrastruktur digital, tetapi dilibatkan dalam kolaborasi internasional bersama Jepang.
Plt Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyebut penguatan jaringan internet menjadi fondasi utama. Bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemerintah terus memperluas pemasangan wifi di sekolah, termasuk di daerah yang aksesnya masih terbatas.
“Kami rutin berkoordinasi dengan Diskominfo untuk memastikan jaringan internet stabil, terutama di daerah yang aksesnya selama ini terbatas,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Keseriusan ini berbuah hasil ketika pihak Google dan tim pendidikan Jepang melakukan kunjungan. Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama pembelajaran lintas negara bagi siswa SMP di Kukar.
Melalui program ini, pelajar dapat berinteraksi langsung dengan siswa di Jepang, berbagi pengalaman, hingga bertukar wawasan pendidikan.
“Ini peluang luar biasa. Siswa kami bisa belajar bahasa, budaya, dan pengetahuan baru sambil memperluas jaringan pertemanan internasional,” tambah Emy.
Langkah ini dipandang sebagai strategi menjadikan pendidikan di Kukar lebih kompetitif, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi internasional. Kolaborasi lintas negara sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk melatih kemampuan abad 21 yang dibutuhkan di masa depan.
Keterampilan literasi digital, komunikasi lintas budaya, hingga kreativitas dan inovasi akan terus diasah melalui program ini. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, Diskominfo, dan mitra pendidikan global menegaskan komitmen menghadirkan pendidikan yang adaptif.
Dengan dorongan ini, Pemkab Kukar berharap lulusan SMP mampu tampil percaya diri di era persaingan global. Kolaborasi digital dengan Jepang pun diproyeksikan menjadi tonggak penting menuju pendidikan Kukar yang modern, terbuka, dan berdaya saing tinggi. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





