SAMARINDA – Pawai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kota Samarinda berlangsung meriah dengan partisipasi luar biasa dari masyarakat.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan kegiatan karnaval budaya atau Karnaval Merah Putih tersebut telah menjadi tradisi tahunan yang dinanti-nanti.
Menurut Andi Harun, antusiasme warga terlihat jelas bahkan sejak dini hari sudah ada yang menempati lokasi pawai.
“Ini tradisi setiap tahun dan kita lihat makin ke sini, makin tinggi antusiasme masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan tersebut memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Pedagang UMKM, mulai dari penjual bakso hingga makanan ringan, laris manis diserbu penonton yang memadati rute karnaval.
Hal ini sesuai dengan harapan pemerintah kota agar kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi dapat memutar roda perekonomian lokal.
“Kita tidak hanya menyaksikan karnaval tapi memberi efek ekonomi. Pada penjual bakso, tahu, makanan-makanan termasuk UMKM kita laris di masyarakat,” terang Andi Harun.
Di samping itu, pesan persatuan menjadi hal fundamental yang ditekankan oleh Wali Kota. Dirinya berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Samarinda yang terus menjaga persatuan.
Dirinya mengingatkan kemerdekaan adalah anugerah yang diperjuangkan dengan susah payah dan persatuan merupakan kunci utama bagi kemajuan bangsa.
“Kita harus selalu menjaga keberagaman, pembauran dalam pergaulan, interaksi sosial, sehingga kita menjadi bangsa yang selalu menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika,” pesannya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda, Muslimin, menambahkan rincian mengenai jumlah peserta dan mekanisme penilaian.
Ada sekitar 200 peserta dengan rincian 100 mobil hias dan 105 peserta jalan kaki. Jumlah total peserta mencapai 10.000 orang, sementara penonton diperkirakan mencapai 100.000 hingga 150.000 orang.
“Dibanding tahun kemarin, peningkatannya luar biasa pada hari ini,” ungkapnya.
Penilaian dilakukan oleh tim juri yang beranggotakan tujuh orang dengan delapan kategori lomba, termasuk drum band, sepeda hias, dan mobil hias.
Hadiah berupa piala, piagam, dan uang pembinaan akan diberikan langsung pada malam hari di Teras Samarinda.
Di akhir, Muslimin mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat pulang dan tidak meninggalkan sampah.
“Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan 325 petugas kebersihan untuk memastikan lokasi acara tetap bersih setelah kegiatan selesai,” sebutnya.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





