SAMARINDA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang hiburan terpadu, salah satunya pembangunan lapangan golf berstandar internasional.
Rencana itu muncul dari pengamatan atas tingginya minat olahraga golf di Kalimantan Timur (Kaltim). Aulia menegaskan, pembangunan akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi.
“Potensi wisata Pulau Kumala sangat besar, kami ingin memaksimalkannya tanpa mengganggu APBD,” jelas Aulia.
Rencana tersebut turut mendapat dukungan dari Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Pahlevi, yang merupakan legislator dari daerah pemilihan Kukar. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek kenyamanan, keselamatan, dan lingkungan.
“Pulau Kumala sudah bagus sebagai tempat rekreasi, dan dengan tambahan fasilitas olahraga, nilainya tentu semakin meningkat,” ujar Reza usai Rapat Paripurna, Selasa (29/7/2025).
Menurutnya, kondisi Pulau Kumala memang tidak sebaik masa jayanya pada era 2000-an, namun masih dimanfaatkan masyarakat. Ia menekankan bahwa pengembangan kawasan wisata harus diarahkan untuk meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kukar.
“Yang paling penting dari tempat wisata adalah peningkatan pengunjung. Itu yang nantinya mendorong peningkatan PAD Kukar,” pungkas politisi Fraksi Gerindra tersebut. (ADV/DPRDKALTIM)





