Momen Maulid Nabi, Perkuat Spiritualitas dan Keteladanan Bagi Generasi Muda Kukar

TENGGARONG – Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong dipenuhi puluhan jamaah, Kamis (12/9/2024) malam. Suasana khidmat menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, yang menghadirkan nuansa religius sekaligus kebersamaan masyarakat.

Hadir sebagai penceramah, Pembina Majelis Syifaul Qolub Samarinda, Ustaz Azhar Qowim, menyampaikan tausiah penuh makna. Kehadiran tokoh agama ini semakin memperdalam pemahaman jamaah mengenai teladan Rasulullah SAW.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menekankan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan momentum penting untuk menerapkan nilai-nilai Rasulullah dalam kehidupan.
“Dengan memperingati Maulid Nabi, kita diingatkan untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, terutama dalam upaya membangun Kukar yang lebih berkah dan sejahtera bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Aulia menyoroti peran generasi muda. Menurutnya keteladanan Nabi harus menjadi inspirasi untuk membentuk pribadi yang kuat, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Mari teladani Rasulullah SAW: bekerja keras, menjaga silaturahmi, dan menjadi pribadi yang menginspirasi. Rasulullah menerima wahyu di usia 40 tahun, yang masih tergolong muda, sehingga kita bisa banyak belajar dari keteladanan beliau,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana penuh kedamaian. Momen tersebut tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi meneguhkan semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Kukar.

“Semoga Kutai Kartanegara menjadi daerah yang baik, penuh berkah, dan diridai Allah SWT,” jelas Aulia. (adv)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI