SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sarkowi V. Zahry menyoroti penurunan kualitas lingkungan hidup akibat penipisan sumber daya alam di Bumi Etam. Ia menyebut kondisi lingkungan Kaltim saat ini semakin kritis.
Menurut Sarkowi, kehadiran regulasi yang kuat dan penegakan hukum yang konsisten menjadi kunci pencegahan kerusakan lingkungan. Ia menegaskan perlunya ketegasan pemerintah agar aturan benar-benar diterapkan di lapangan.
“Penegakan hukum harus maksimal dan konsisten. Mulai dari aparat di lapangan hingga hakim. Mereka harus menjalankan tugasnya dengan benar,” ujarnya saat menjadi narasumber seminar di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Senin (22/9/2025).
Politisi Partai Golkar itu juga mengajak masyarakat turut berperan dalam pengawasan lingkungan. Menurutnya, kesadaran masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam mengoptimalkan penegakan hukum.
“Kalau masyarakat sadar akan fungsinya, pelaku akan berpikir dua kali. Masyarakat yang berdaya bisa menjadi pengawas aktif,” lanjutnya.
Sarkowi menilai penegakan hukum lingkungan akan lebih maksimal jika mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai wujud komitmen negara menjaga keberlanjutan lingkungan.
Ia mengingatkan, dengan ketergantungan Kaltim pada pendapatan sumber daya alam, membiarkan lingkungan terus kritis sama saja dengan kejahatan terhadap keberlanjutan alam di daerah ini. (ADV/DPRDKALTIM)





