Kembang Janggut Genjot Pengentasan Kemiskinan, Dorong CSR Hingga Pemberdayaan Warga

TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), semakin serius dalam upaya pengentasan kemiskinan. Tidak hanya mengandalkan program pemerintah, mereka melibatkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hingga sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pelaksana tugas (Plt) Camat Kembang Janggut, Suhartono, menegaskan data akurat adalah kunci dari efektivitas setiap program sosial.
“Kalau ada program bantuan CSR atau bantuan bagi keluarga prasejahtera, kami selalu menyiapkan data-data yang dibutuhkan agar bantuan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pihak kecamatan rutin melakukan pembaruan dan verifikasi data penerima manfaat. Selain itu, mereka juga mengawasi jalannya program bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Saat ini, penyaluran beras bulanan bagi keluarga kurang mampu masih berlangsung, sementara Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa belum bisa dicairkan.

“Kami masih menunggu informasi dari pemerintah pusat atau daerah terkait keberlanjutan program ini,” jelas Suhartono.

Namun, Kecamatan Kembang Janggut tidak ingin sekadar membagi bantuan. Fokus diarahkan pada pemberdayaan agar warga prasejahtera bisa mandiri.

“Kalau bantuan hanya berupa pemberian terus-menerus, maka akan muncul ketergantungan. Tapi kalau diberi alat kerja, mereka bisa menghasilkan sendiri dan tidak bergantung,” tegasnya.

Pemberdayaan dilakukan dengan memberikan sarana produksi seperti alat pertanian dan perkebunan. Selain itu, kecamatan juga mengusulkan program pendukung berupa pelatihan keterampilan, kursus berbasis potensi lokal, hingga pendampingan berkelanjutan.

Suhartono menegaskan kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting agar program pengentasan kemiskinan memberi hasil yang nyata dan berjangka panjang.

“Harapan kita upaya ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak agar program pengentasan kemiskinan benar-benar memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI