TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Suka Maju tengah menghadapi tantangan besar dalam membina generasi muda. Meski jumlah pemuda di desa ini cukup banyak, sebagian besar bekerja di perusahaan swasta di sekitar wilayah sehingga sulit mencari figur yang bisa benar-benar fokus membina organisasi kepemudaan.
Kepala Desa Suka Maju, Kuswara, mengakui kondisi ini menjadi dilema tersendiri.
“Karena sebagian besar pemuda bekerja di perusahaan swasta, sehingga sulit mencari figur yang benar-benar aktif dan fokus menggerakkan organisasi kepemudaan,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).
Meski begitu, Kuswara menegaskan Pemdes tidak tinggal diam. Ia memastikan dukungan penuh bagi pemuda yang bersedia meluangkan waktu dan energi menjadi penggerak kegiatan desa.
“Kami tetap komitmen mendukung figur pemuda yang aktif. Karena pembangunan desa tidak akan maksimal tanpa peran anak muda,” tegasnya.
Sebagai wujud nyata, Pemdes Suka Maju menggelar dialog bersama kelompok pemuda untuk merumuskan agenda positif. Beberapa program yang diprioritaskan antara lain pelatihan wirausaha, pengembangan olahraga, hingga keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial.
Langkah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pemuda bukan sekadar peserta, melainkan motor penggerak pembangunan desa.
“Kami yakin akan selalu ada anak muda yang peduli. Tinggal bagaimana kami menciptakan ruang dan dukungan yang tepat agar mereka mau tampil,” pungkasnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





