SAMARINDA – Suasana ceria dan penuh semangat tampak di Go Mall Samarinda, Minggu (28/9/2025), saat ratusan peserta mengikuti rangkaian kegiatan September Ceria bertema ‘Merajut Kebersamaan Lewat Olahraga Sehat, Ceria dan Inklusif’.
Acara tersebut digagas Special Olympic Indonesia (SOIna) Kota Samarinda dengan dukungan Komisi X DPR RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore dengan melibatkan berbagai komunitas olahraga dan instruktur serta dihadiri langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.
“Olahraga adalah hak semua orang. Melalui kegiatan ini kita ingin menunjukkan bahwa teman-teman disabilitas juga bisa berdaya, berprestasi, dan berkontribusi. Inilah bukti bahwa olahraga milik semua,” ujar Hetifah.
Hetifah menambahkan kegiatan seperti itu sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam menghadirkan ruang yang setara bagi masyarakat tanpa terkecuali.
Ia berharap melalui kegiatan olahraga, semangat kebersamaan dapat terus terjalin, tidak hanya di arena lomba, tetapi dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi saya, acara ini sangat istimewa. Karena bukan hanya soal kompetisi atau juara, tetapi tentang bagaimana kita saling menguatkan. Semangat yang ditunjukkan oleh teman-teman dengan disabilitas adalah inspirasi bagi kita semua. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk terus bergerak maju,” tegas Hetifah.
Lebih jauh, Hetifah mendorong agar kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan, bahkan diperluas ke daerah lain di Kalimantan Timur. Menurutnya olahraga inklusif tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi membangun rasa percaya diri, mempererat solidaritas, sekaligus membuka peluang ekonomi melalui keterlibatan UMKM di sekitar acara.
“Kalau kita bisa merutinkan kegiatan seperti ini, saya yakin akan muncul generasi yang lebih sehat, kuat, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Itulah cita-cita kita bersama,” tambahnya.
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari Bocce dan Boccia yang diikuti penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Kaltim, Fun Aerobic perorangan maupun beregu, Fun Body Language (BL) hingga yoga bersama.
Koordinator acara, Suryaningsih, menyampaikan total peserta mencapai hampir 400 orang.
“Antusiasme sangat tinggi, terutama dari komunitas disabilitas. Mereka membuktikan bahwa olahraga bisa menyatukan semua kalangan,” ujarnya.
Dari Kemenpora RI, perwakilan Asdep Olahraga Masyarakat, Sobihan, menambahkan kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat Samarinda untuk berolahraga sekaligus memberi dampak positif bagi sektor lain.
“Dengan olahraga, kebugaran meningkat, semangat tumbuh, dan ada efek domino pada pertumbuhan ekonomi maupun UMKM lokal,” katanya.
Meski Kota Samarinda sempat diguyur hujan, jalannya acara tetap berlangsung meriah. Sorak-sorai penonton dan semangat peserta khususnya dari kalangan disabilitas menjadi pemandangan yang menginspirasi.
Selain lomba, panitia memberikan penghargaan bagi pemenang di berbagai kategori, mulai dari Bocce, Boccia, Aerobic, Body Language hingga Yoga terbaik.
Kegiatan September Ceria tersebut terselenggara berkat kolaborasi SOIna Kota Samarinda, Indah Club, dan Dinda Studio. Sejumlah instruktur dan juri turut berkontribusi di antaranya Indah Suprihatina (Indah Club), Cikgu Anie (Dinda Studio), serta para instruktur aerobik dan body language.
“Semangat para peserta, terutama teman-teman dengan keterbatasan, sungguh luar biasa. Inilah yang membuat acara ini berbeda, karena benar-benar inklusif dan penuh keceriaan,” tutur Sobihan.
Dengan atmosfer kebersamaan, September Ceria bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi wadah untuk mempererat solidaritas masyarakat Samarinda melalui semangat sehat dan inklusif.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





