PASER – Bupati Paser, Fahmi Fadli, menyoroti menurunnya etos kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 yang diangkat pada 14 April 2025 lalu.
Sorotan tajam tersebut disampaikan pada acara pengambilan sumpah PPPK dan penyerahan surat keputusan (SK) PPPK tahap 2 formasi tahun 2024, PPPK paruh waktu, dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sekolah kedinasan (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) yang berlangsung di Pendopo Lou Bapekat, Senin (29/9/2025).
Bupati Paser, Fahmi Fadli, mengatakan pengangkatan status pegawai dari pegawai tidak tetap (PTT) menjadi PPPK semestinya menjadi motivasi agar lebih semangat dan loyalitas terhadap pekerjaannya. Namun tidak demikian dengan beberapa PPPK yang dilantik pada tahap pertama lalu.
“Saya mendapatkan Informasi yang kurang baik, di mana para PPPK yang kemarin dilantik pada tahap pertama kinerjanya tidak lebih baik dari sebelumnya,” kata Bupati Fahmi.
Informasi tersebut diketahui Bupati berdasarkan laporan Wakil Bupati Paser yang telah melakukan Sidak ke beberapa kantor dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kantor Sekretariat Daerah Paser beberapa waktu lalu.
“Masih ditemukan adanya ASN dan PPPK yang tidak disiplin, baik itu terlambat, tidak masuk kerja, bahkan hilang pada saat jam kerja,” ungkapnya.
Untuk itu, Ia menegaskan kepada pegawai PPPK yang diangkat pada tahap 2 dan PPPK paruh waktu agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Dirinya mengimbau agar dapat bekerja lebih baik, serta mengikuti arahan pimpinan pada dinas masing-masing, karena kepada kepala OPD, dirinya bersama Wakil Bupati menitipkan visi misi 5 tahun ke depan.
“Kepada para kepala OPD, saya harapkan dapat memberi arahan dan bimbingan kepada PPPK tahap 2 dan paruh waktu, agar mereka mengetahui tugas dan fungsinya. Karena masih banyak pegawai yang tidak tahu tugas dan fungsinya,” pungkasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





