TENGGARONG – Aksesibilitas warga Muara Kaman menuju perbatasan Kukar–Kutim semakin terbuka. Pembangunan Jalan Umum Masyarakat sepanjang 12,9 kilometer yang menghubungkan Desa Menamang Kiri, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dengan Desa Senambah, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, resmi dimulai melalui program Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Peletakan batu pertama pembangunan jalan tersebut dilakukan pada 11 September lalu dengan melibatkan sejumlah perusahaan yakni PT Surya Hutani Jaya, PT Maju Kalimantan Hadapan, PT Kencana Group, PT Cahaya Anugrah Plantation, dan PT Hamparan Sentosa.
Camat Muara Kaman, Barliang, menyebut inisiatif tersebut sebagai bukti nyata peran multi pihak dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar.
“Kami sangat berterima kasih kepada Forum TJSP dan perusahaan yang tergabung di dalamnya,” ujarnya.
Menurut Barliang, keterlibatan perusahaan di Muara Kaman bukan hal baru. Dukungan mereka menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, hingga pemenuhan fasilitas dasar.
“Selain jalan, mereka juga menyalurkan beasiswa, mendukung kepesertaan BPJS, dan membantu penyediaan listrik maupun air bersih,” jelasnya.
Ia menekankan keberadaan Forum TJSP membuat kontribusi dunia usaha lebih terarah dan selaras dengan program pemerintah daerah. Dengan begitu, setiap bantuan perusahaan tidak lagi sporadis, melainkan masuk dalam kerangka besar pembangunan Kukar.
“Harapan kami, masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaat dari pembangunan ini. Akses jalan yang lebih baik akan berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” pungkasnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





