TENGGARONG – Pantai Biru Kersik di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, kini hadir dengan wajah baru. Tidak sekadar menyajikan panorama laut dan hamparan pasir putih, destinasi ini dikembangkan menjadi ruang belajar terbuka yang menggabungkan wisata alam, edukasi, dan konservasi lingkungan pesisir.
Pengunjung dapat menikmati beragam aktivitas, mulai dari menyelam sambil mengenal biota laut, menanam mangrove, belajar memilah sampah melalui program bank sampah, hingga mencoba pengalaman menangkap ikan di empang tradisional.
“Kami ingin pantai ini bukan hanya jadi tempat rekreasi, tapi juga ruang belajar mencintai alam,” kata Camat Marangkayu, Ambo Dalle, Selasa (23/9/2025).
Ambo menjelaskan pembenahan kawasan dilakukan secara bertahap. Selain peningkatan infrastruktur, pemerintah kecamatan juga fokus membangun kapasitas pengelola wisata serta melibatkan masyarakat lokal.
“Sudah banyak peningkatan, Insya Allah ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya optimistis.
Dukungan untuk pengembangan Pantai Biru Kersik datang dari berbagai level pemerintahan. Pemprov Kaltim memperbaiki akses jalan yang selama ini bergantung pada jalur provinsi, sedangkan Pemkab Kukar fokus membina Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) agar mampu mengelola destinasi secara profesional.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Kukar yang konsisten mendukung pengembangan Pantai Biru Kersik, terutama lewat pelatihan dan pembinaan,” tandasnya. (adv)
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





