PASER – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kecamatan Tanah Grogot selama beberapa pekan terakhir, menjadi hambatan utama dalam penyelesaian proyek pekerjaan pembangunan dan perbaikan drainase yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Paser pada 2025.
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Paser, Ikhwan Antasari, menyampaikan sejauh ini pengerjaan pembangunan maupun perbaikan drainase di sejumlah titik yang tersebar di wilayah Kecamatan Tanah Grogot saat ini terhambat akibat cuaca hujan yang melanda daerah selama sepekan terakhir.
“Pengerjaan semua drainase ini belum ada yang selesai 100 persen, karena kondisi kemarin hujan lebat. Tapi dari hasil pantauan kami, tidak ada air yang tergenang lama,” kata Wabup Ikhwan, Rabu (1/10/2025).
Meski menemui hambatan, namun dirinya menargetkan pengerjaan pembangunan dan perbaikan drainase seperti di Jalan Ahmad Dahlan, tetap dapat rampung pada tahun ini. Tidak hanya berhenti di situ, pada 2026 akan ada pengerjaan perbaikan drainase lanjutan yang sumber anggarannya berasal dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Adapun tujuan pengerjaan perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah saat ini sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menangani permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah pusat pemerintah Kabupaten Paser yakni Kecamatan Tanah Grogot.
“Ini merupakan komitmen bersama, agar tidak ada lagi titik-titik banjir yang muncul ketika hujan melanda,” ujarnya.
Ikhwan menekankan langkah perbaikan drainase yang dilakukan pemerintah daerah tidak hanya bertujuan untuk membersihkan drainase yang mengalami pendangkalan. Namun menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mencari pangkal permasalahan yang menyebabkan drainase-drainase tersebut bisa mengalami pendangkalan.
“Pengerjaan drainase ini bukan hanya untuk membersihkan drainase saja, tapi juga bagian dari upaya kita untuk mengetahui permasalahan dari hulu ke hilirnya. Saya yakin permasalahan drainase ini sudah beres dalam dua tahun,” pungkasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





