SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun, menegaskan pentingnya kesiapan daerah dalam menghadapi percepatan pembangunan, khususnya di tengah kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menilai, penguatan infrastruktur dasar harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kaltim, bukan hanya di kawasan inti ibu kota negara.
“Kita harus melihat IKN bukan hanya sebagai proyek fisik, tapi momentum untuk memperkuat konektivitas, akses layanan publik, hingga internet di daerah-daerah yang selama ini tertinggal,” ujar Samsun, (1/8/2025).
Wakil Ketua DPRD Kaltim ini menambahkan, perhatian pembangunan tidak boleh terpusat di sekitar wilayah IKN saja. Seluruh kabupaten dan kota, katanya, perlu dilibatkan agar masyarakat di seluruh penjuru Kaltim dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran ibu kota negara.
Selain infrastruktur, Samsun juga menyoroti pentingnya penguatan fondasi ekonomi daerah. Ia menilai ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan perlu dikurangi, dan digantikan dengan pengembangan sektor yang lebih berkelanjutan.
“Kita butuh transformasi ekonomi. Sektor seperti pertanian, peternakan, dan perikanan punya potensi besar kalau didukung dengan kebijakan yang tepat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi alternatif akan menjadi kunci untuk menjadikan Kaltim tidak hanya berperan penting secara administratif, tetapi juga mandiri dan sejahtera secara ekonomi.
“Pemprov harus tanggap. Strategi pembangunan menyeluruh harus segera dirancang agar Kalimantan Timur benar-benar siap menjadi etalase Indonesia ke depan,” pungkasnya.





