SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mengusulkan pemisahan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menjadi dua dinas mandiri, yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Dinas Pemuda dan Olahraga. Usulan tersebut dilandasi pandangan pemisahan tersebut dapat meningkatkan fokus dan efektivitas kerja di masing-masing sektor yang selama ini dinilai memiliki beban kerja yang terlalu besar dalam satu dinas.
Menanggapi inisiatif legislatif tersebut, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan akan mempelajari usulan tersebut secara mendalam.
“Masukan ini tentu akan dipelajari secara serius. Dari kajian akademis terlihat adanya peluang manfaat yang cukup signifikan apabila dinas dipisah,” ujarnya.
Andi Harun sependapat mempertahankan semua urusan dalam satu dinas berpotensi menghambat perkembangan sektor pemuda, olahraga, dan pariwisata.
“Pandangan legislatif tersebut masuk akal. Beban yang terlalu besar dalam satu dinas dapat membuat hasil kerja tidak maksimal. Dengan pembagian tugas, kinerja akan lebih terarah,” jelasnya.
Menurut Andi Harun, pemisahan dapat membuka jalan bagi dinas yang lebih fokus untuk mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki Samarinda di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memastikan perhatian penuh untuk pembinaan pemuda dan olahraga.
Meskipun menyambut baik usulan tersebut, Wali Kota Andi Harun menegaskan keputusan tidak akan diambil terburu-buru.
“Ini perlu ditelaah lebih jauh. Prinsipnya, setiap kebijakan harus memberi manfaat nyata dan membawa dampak positif bagi kemajuan kota,” sebutnya.
Pewarta: Dimas
Editor: Yahya Yabo





