KUTIM – Ragam produk olahan hasil perkebunan binaan Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Timur (Kutim) berhasil mencuri perhatian pengunjung Pekan Raya Kutim Expo 2025. Melalui stan Market Perkebunan, Disbun Kutim menampilkan aneka produk unggulan dari tujuh UMKM binaan yang mengangkat potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Produk-produk yang dipamerkan tidak hanya menarik dari segi kemasan, tapi menggoda dari sisi inovasi. Di antaranya serbuk daun kelor, serbuk jahe, hingga produk best seller seperti gula cube dan VCO fermentasi dari santan kelapa murni yang diproduksi oleh dua UMKM asal Sangatta.
Menurut Staf Disbun Kutim bidang usaha, Oyi Alfatah, keikutsertaan Market Perkebunan di Pekan Raya Kutim Expo merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha kecil di sektor perkebunan.
“Kami ingin produk olahan hasil perkebunan Kutim semakin dikenal masyarakat luas. Banyak dari UMKM binaan ini yang memanfaatkan hasil kebun lokal untuk menghasilkan produk sehat, alami, dan bernilai jual tinggi,” ujar Oyi.
Selain sebagai ajang promosi, Market Perkebunan menjadi ruang pembelajaran bagi para pelaku UMKM untuk memahami pasar, memperbaiki kemasan, hingga memperluas jejaring pemasaran. Antusiasme pengunjung pun terlihat tinggi, terutama pada produk berbasis herbal seperti kelor dan jahe yang dikenal kaya manfaat bagi kesehatan.
Melalui dukungan berkelanjutan dari Disbun Kutim, para pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi menembus pasar regional bahkan nasional.
Pewarta: Ramlah
Editor: Yahya Yabo





