Dari Ruang Redaksi ke Arena Laga, 34 Wartawan Kukar Siap Harumkan Daerah di Porwada Kaltim 2025

TENGGARONG – Pena ditukar dengan raket, kamera diganti bola. Namun semangatnya tetap sama: dedikasi dan ketangguhan. Sebanyak 34 wartawan Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilepas Bupati Kukar Aulia Rahman Basri untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2025 di Kota Bontang, Jumat (17/10/2025).

Dalam tiga hari, para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kukar ini akan berjuang di tujuh cabang olahraga bersama peserta dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim. Namun di balik semangat kompetisi, Porwada bukan semata ajang perebutan medali. Tapi menjadi panggung silaturahmi dan pembuktian karakter wartawan sejati.

Ketua PWI Kukar, Bambang Irawan, menegaskan Porwada merupakan momentum strategis memperkuat jaringan profesional sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan insan pers.

“Porwada bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat jaringan kerja dan etika profesional antar insan media,” ujarnya.

Ia menambahkan pengalaman dari ajang tersebut menjadi bekal penting bagi wartawan untuk menumbuhkan kedisiplinan dan kerja sama, dua nilai yang tak kalah penting dengan kecepatan dan ketajaman berita di lapangan.

Catatan prestasi PWI Kukar cukup konsisten. Sejak debut di Porwada 2023 dengan empat medali dan peringkat keempat, capaian meningkat pada tahun berikutnya menjadi tujuh medali, meski posisi turun ke peringkat lima. Tahun ini, kontingen Kukar membawa target memperbaiki peringkat dan menjaga tradisi juara.

“Semoga kita bisa mendapat hasil terbaik,” harapnya.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, hadir melepas kontingen menyampaikan dukungan penuh dan pesan motivatif kepada para jurnalis. Ia menilai partisipasi wartawan di Porwada menjadi bukti nyata bahwa insan pers tak hanya kuat dalam karya, tetapi juga tangguh dalam semangat sportivitas.

Menurutnya peran wartawan bukan sekadar menyebarkan informasi, melainkan penggerak sosial yang menumbuhkan rasa persatuan di masyarakat.

“Ajang ini bukan hanya untuk bertanding, tapi juga kesempatan memperkaya pengalaman dan membawa inspirasi baru bagi dunia jurnalistik daerah,” ujar Aulia.

Ia berharap para jurnalis Kukar dapat pulang dengan dua kemenangan sekaligus: prestasi olahraga dan gagasan segar untuk memperkuat ekosistem media yang sehat, berintegritas, dan kolaboratif di Kukar.

Porwada sendiri menjadi refleksi dari nilai-nilai jurnalisme sejati cepat, sigap, dan berjiwa tim. Di lapangan, para pewarta bertanding dengan semangat yang sama seperti ketika mereka mengejar berita di tengah terik, hujan, dan waktu yang sempit.

Bupati Aulia menutup pelepasan dengan doa agar perjalanan kontingen berjalan lancar dan aman. “Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik, lancar, tanpa halangan apa pun, dan tidak ada yang cedera. Karena setelah pulang, tugas-tugas kejurnalistikan sudah menanti kembali,” pungkasnya. (adv)

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI