Terjadi Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pastikan Beasiswa Idaman Tetap Cair

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk tetap menyalurkan Beasiswa Kukar Idaman 2025, meski berada di tengah penyesuaian anggaran daerah. Melalui pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025 sebesar Rp11,1 triliun, Pemkab memastikan hak ribuan penerima beasiswa tidak akan tertunda.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan fokus utama APBD-P tahun ini adalah menyelesaikan seluruh kegiatan yang telah berjalan serta menuntaskan sisa pembayaran Beasiswa Kukar Idaman 2025. Pengesahan anggaran dilakukan pada 30 September lalu, menjadi titik penting dalam menjaga komitmen Pemkab terhadap dunia pendidikan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Dendy Irwan Fahreza, menjelaskan proses pencairan kini telah memasuki tahapan administratif pasca pengesahan anggaran. Menurutnya, terdapat tiga tahapan penting yang harus diselesaikan sebelum dana beasiswa bisa dicairkan.

“Secara rincinya, proses saat ini menunggu pengesahan Peraturan Daerah (Perda) mengenai APBD-P 2025. Kemudian menunggu penetapan Peraturan Bupati (Perbup) yang menjabarkan penyaluran APBD-P, dan pengesahan Daftar Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA),” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Ia memastikan seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai prosedur, dan pencairan akan segera dilakukan begitu dokumen anggaran tuntas. “Kami masih menunggu tiga proses ini. Kalau sudah selesai, Insya Allah bukan pencairan beasiswa saja, tapi kegiatan-kegiatan lain akan berjalan,” tegasnya.

Tahun 2025, sebanyak 4.015 penerima Beasiswa Kukar Idaman tercatat menerima manfaat dari program unggulan daerah tersebut. Namun, lonjakan pendaftar pada periode sebelumnya menyebabkan pemerintah harus melakukan penyesuaian nominal bantuan.

Meski demikian, Pemkab Kukar menegaskan seluruh selisih pembayaran akan dituntaskan pada masa APBD Perubahan. “Di masa perubahan ini, Pemkab Kukar mengalokasikan sekitar Rp16 miliar untuk menyelesaikan sisa pembayaran beasiswa. Nominal Rp16 miliar ini dialokasikan untuk penerima beasiswa stimulans maupun kerja sama,” terang Dendy.

Program Beasiswa Kukar Idaman merupakan salah satu wujud nyata dari 17 program dedikasi Pemkab Kukar yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul. Melalui skema ini, mahasiswa dari berbagai jenjang mendapatkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan tanpa hambatan ekonomi.

Dendy menegaskan di tengah dinamika fiskal daerah, Pemkab tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. “Kalau memang selesai bulan Oktober ini, kita langsung menindaklanjutinya. Sekarang kita menunggu selesainya tiga proses ini dulu,” jelasnya. (adv)

 

Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI