IKN Ikut Partisipasi Perkuat Ketahanan Digital Nasional Pada Acara National Cybersecurity Connect 2025

JAKARTA – Upaya dalam memperkuat ekosistem digital nasional dan meningkatkan ketahanan ekonomi terhadap ancaman siber, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui Direktorat Data dan Kecerdasan Buatan, Deputi Transformasi Hijau dan Digital, turut berpartisipasi dalam ajang National Cybersecurity Connect (NCSC) 2025, konferensi dan pameran keamanan siber terbesar di Indonesia yang digelar selama dua hari yakni 29 Oktober hingga 30 Oktober 2025) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Mengusung tema ‘Building Data Security Readiness Towards Economic Resilience’, kegiatan itu menjadi momentum strategis bagi pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan berbagai komunitas teknologi untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi di bidang keamanan siber nasional. NCSC tahun 2025 diikuti 43 peserta pameran, 75 pembicara, dan lebih dari 5.000 pengunjung dari berbagai lembaga dan industri digital.

Dalam sambutannya, Chairman APTIKNAS, Soegiharto Satoso, menegaskan kesiapan keamanan data merupakan pondasi utama bagi kedaulatan digital dan ketahanan ekonomi bangsa.

“Tema tahun ini bukan sekadar slogan, tapi seruan untuk bertindak di tengah gelombang transformasi digital yang tidak terbendung. Serangan ransomware dan kebocoran data yang meningkat sejak 2024 menjadi pengingat bahwa tidak ada sektor yang benar-benar aman dari ancaman siber,” ujarnya.

Sementara itu, Chairman Association of Digital & Cyber Security Global, Firli Ganinduta, menyoroti pentingnya kepercayaan publik sebagai kunci keberlanjutan ekonomi digital.

“Keamanan siber adalah soal kepercayaan. Bila kita membangunnya bersama dengan tata kelola yang kuat dan keberanian mengadopsi inovasi lokal, maka kedaulatan digital Indonesia akan semakin kokoh,” ungkapnya.

Melalui partisipasi di NCSC 2025, Tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dari Direktorat Data dan Kecerdasan Buatan OIKN memperkenalkan sistem keamanan digital yang tengah dikembangkan untuk mendukung tata kelola data di kawasan Ibu Kota Nusantara. Keberadaan CSIRT OIKN menjadi simbol komitmen lembaga tersebut dalam memperkuat infrastruktur keamanan informasi di era pemerintahan digital.

Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN, Akbar Hutasuhut, memberikan apresiasi atas langkah tersebut.

“CSIRT OIKN adalah contoh konkret lembaga yang mulai membangun tata kelola keamanan siber dengan prinsip proteksi, deteksi, dan penanggulangan yang terintegrasi. OIKN merupakan institusi penting yang harus dijaga keamanannya karena menjadi simbol transformasi pemerintahan digital Indonesia,” jelasnya.

Di sisi lain, bagi pengunjung kehadiran booth OIKN menjadi daya tarik tersendiri. Alfian, seorang IT Security Advisor yang mengikuti kegiatan itu menyampaikan ketertarikannya pada progres transformasi digital IKN.

“Saya ingin melihat sejauh mana penerapan sistem keamanan siber di IKN, terutama dalam mendukung konsep smart city yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan National Cybersecurity Connect (NCSC) 2025 berlangsung padat dengan berbagai sesi yang mempertemukan para pelaku industri dan pemerintah antara lain;
•⁠ ⁠Pembukaan dan Keynote Speeches (Pagi): Pejabat pemerintah dan tokoh industri membahas visi nasional keamanan siber dan arah kebijakan digital Indonesia.
•⁠ ⁠Panel Diskusi (Pagi–Siang): Sesi paralel membahas regulasi, infrastruktur kritis, serta sinergi publik–swasta untuk memperkuat ketahanan digital nasional.
•⁠ ⁠Cybersec Startup Challenge & Demo (Siang): Kompetisi pitching startup terpilih di hadapan dewan juri dan calon investor.
•⁠ ⁠Workshop & Technical Sessions (Siang–Sore): Pelatihan praktis bagi profesional, mulai dari threat hunting hingga secure coding.
•⁠ ⁠Exhibition & Booth Walk (Sepanjang Hari): Ajang pameran teknologi keamanan digital, di mana booth OIKN melalui Tim Transformasi Hijau Digital menampilkan konsep dan implementasi keamanan siber di IKN.
•⁠ ⁠Networking Reception & Closing (Sore): Penutupan acara disertai sesi jejaring dan interaksi media.

Selain pameran dan diskusi, NCSC menjadi ruang sinergi antar lembaga untuk merumuskan strategi nasional keamanan siber. Forum National Cybersecurity Congress di dalamnya membahas kedaulatan digital, integrasi AI nasional, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor. Melalui NCSC 2025, OIKN menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperkuat ketahanan siber, membangun kepercayaan publik, dan mewujudkan pemerintahan digital yang aman serta berdaya saing global. (Humas OIKN)

Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI