SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat pemerataan pendidikan vokasi di wilayah yang pertumbuhan penduduknya paling tinggi.
Kota Balikpapan menjadi prioritas terbaru, menyusul meningkatnya kebutuhan ruang belajar akibat kenaikan jumlah lulusan SMP setiap tahun.
Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Surasa, mengatakan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK di Balikpapan telah dimulai pada tahun ini dan ditargetkan bisa menampung siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027.
“Secara provinsi, total kuota SMK sebenarnya sudah mencukupi. Tetapi di kota besar seperti Balikpapan, minat masyarakat terhadap sekolah negeri sangat tinggi sehingga daya tampung menjadi tidak seimbang,” jelasnya, Minggu (23/11/2025).
Menurutnya pertumbuhan penduduk yang pesat di Balikpapan menyumbang tingginya kebutuhan ruang belajar setiap tahun.
Sementara itu, penambahan sekolah negeri tidak secepat peningkatan jumlah lulusan sehingga tekanan terjadi pada sekolah-sekolah favorit yang menjadi tujuan utama masyarakat.
“Balikpapan memiliki populasi besar dan terus bertambah. Ini membuat kebutuhan ruang kelas meningkat secara konsisten dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Pembangunan USB SMK di Balikpapan, kata Surasa, merupakan bagian dari strategi Pemprov untuk mengurangi ketimpangan akses pendidikan menengah kejuruan, sekaligus menawarkan lebih banyak alternatif bagi orang tua dan siswa.
“Mulai tahun ini USB sudah kita bangun. Harapannya, tahun depan sekolah tersebut bisa langsung berkontribusi dalam penerimaan siswa baru dan mengurangi penumpukan di sekolah-sekolah yang sudah ada,” tambahnya.
Ia menegaskan USB tersebut tidak hanya bertujuan memperluas kuota, tetapi memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di kota yang menjadi pusat industri dan jasa tersebut. Program keahlian yang disiapkan akan disesuaikan dengan kebutuhan sektor industri di Balikpapan.
Surasa menyebutkan pembangunan sekolah baru akan dibarengi dengan penyediaan fasilitas belajar, tenaga pengajar, serta perangkat pendukung lain agar USB dapat beroperasi optimal sejak tahun pertama.
“Kita ingin masyarakat Balikpapan merasakan langsung manfaatnya saat proses penerimaan siswa tahun depan. Dengan hadirnya SMK baru, peluang diterima semakin terbuka dan tidak terpusat pada sekolah negeri tertentu saja,” pungkasnya.
Pewarta: Hadi Winata
Editor: Yahya Yabo





