PASER – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Paser saat ini tengah menunggu kepastian jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026. menyusul adanya isu penundaan pelaksanaan Porprov yang mestinya digelar November mendatang di Paser.
KONI Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih berpegangan pada jadwal awal pelaksanaan Porprov Kaltim 2026 dan berharap dapat tetap terlaksana November 2026. Namun dengan adanya isu mengenai penundaan pelaksanaan Porprov, KONI Paser akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemprov dan KONI Kaltim.
“Dengan adanya isu penundaan ini, tentu akan kami koordinasikan dengan Pemprov dan KONI Kaltim. Informasi dari Dispora akan diadakan pertemuan terkait penundaan mungkin di situ bisa kita diskusikan,” kata Katsul Wijaya, Senin(1/12/2025).
Apabila penundaan benar-benar terjadi, ia meyakini kepastian jadwal pelaksanaan baru akan diputuskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) atau Rapat Kerja (Raker) KONI Kaltim pada 2026.
“Mudah-mudahan di awal tahun inilah, jadi terkait penundaan itu tentu ada proses lebih lanjut. Yang jelas kita masih memegang jadwal pelaksanaan yang ada ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Katsul Wijaya menyebutkan terdapat dua informasi terkait penundaan Porprov yang santer beredar, satu di antaranya yakni pergeseran bulan atau bergeser tahun.
“Kalau bergesernya Desember ‘kan masih 2026 juga, tapi bisa jadi bergesernya tahun 2027. Tapi ini akan menjadi keputusan dalam rapat KONI nanti,” ungkapnya.
Selain isu penundaan, Katsul mengungkapkan ada wacana alternatif agar pelaksanaan Porprov tetap dapat dilangsungkan pada November 2026. Wacananya yakni dengan hanya mempertandingkan beberapa Cabang Olahraga (Cabor) tertentu disesuaikan dengan persiapan kontingen Kaltim dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Tapi ini tentu akan didiskusikan, karena khusus kita di Paser untuk persiapan atlet maupun venue dalam rangka mendukung Porprov tidak kendor. Kita di Pemda Paser terus bergerak untuk kesiapan venue atau kontingen Paser,” pungkasnya.
Pewarta: Nash
Editor: Yahya Yabo





