SAMARINDA – Kebijakan baru Pemerintah Pusat melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 membuka babak baru bagi pelaku UMKM, khususnya di Kalimantan Timur. PP tersebut memberi ruang bagi UMKM untuk mengelola tambang rakyat secara legal, sesuatu yang sebelumnya identik dengan perusahaan besar dan modal besar.
Korwil HIPMI Kalimantan, Kamal Harpa, menjelaskan regulasi tersebut merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan pengusaha muda di Kaltim. Menurutnya paradigma lama yang menempatkan UMKM sebagai sektor usaha kecil kini sudah tidak relevan lagi.
“PP 39/2025 sudah terbit dan hanya menunggu Juknis. Dulu UMKM dianggap usaha kecil yang hanya mengurus hal-hal sederhana. Sekarang tidak. UMKM sudah boleh mengelola tambang,” jelas Kamal saat diwawancara awak media.
Ia menegaskan tentang potensi pertambangan di Kaltim sangat besar dan kini bisa digarap pengusaha kecil hingga menengah dengan izin usaha UMKM. HIPMI yang banyak beranggotakan pelaku usaha alat berat dinilai sangat siap masuk ke sektor tersebut.
“Batu bara jangan lagi di mindset hanya untuk pengusaha besar. Pengusaha kecil pun bisa. Izinnya tidak ribet, tidak ada lagi biaya izin yang memberatkan. Dengan perusahaan UMKM saja sudah bisa bekerja di sektor tambang,” ujarnya.
Kamal menyoroti komitmen pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kemudahan besar bagi pengusaha lokal. Selain sektor tambang, kemudahan usaha hadir melalui skema Koperasi Merah Putih yang memungkinkan pembukaan klinik, apotek, dan berbagai usaha lain dengan proses izin yang jauh lebih sederhana.
“Sekarang lewat Koperasi Merah Putih, membuka apotek atau klinik sudah sangat mudah. Pemerintah ingin masyarakat bisa berusaha tanpa harus berpikir soal modal besar,” terangnya.
Tidak hanya itu, akses pembiayaan pun dipermudah. Pemerintah menyediakan fasilitas pinjaman hingga Rp100 juta tanpa agunan bagi UMKM, asalkan proposal usaha lolos verifikasi dan studi kelayakan.
Kamal berharap para pengusaha muda HIPMI dapat membina pelaku usaha di desa serta memanfaatkan peluang besar itu untuk membangun ekonomi daerah. Ia menyampaikan Wakil Gubernur Kaltim telah memberikan dukungan penuh kepada para pengusaha muda tersebut.
“Ini momentum penting. Banyak pengusaha lokal akan tumbuh besar di era sekarang karena aturannya sangat berpihak kepada UMKM,” pungkasnya.
Pewarta: Hanafi
Editor: Yahya Yabo





