Pemprov Kaltim Perketat Koordinasi dan Ketersediaan Pangan Jelang Nataru 2026

SAMARINDA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meningkatkan kesiapsiagaan melalui koordinasi lintas sektor.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus masyarakat selama periode Nataru.

Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Antisipasi Nataru 2025/2026 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Senin (1/12/2025). Rakor berlangsung hibrid dan diikuti seluruh pemerintah daerah se-Indonesia.

“Kita siap mengimplementasikan seluruh arahan kementerian dan lembaga terkait dalam menghadapi Nataru mendatang,” ujar Seno Aji, Selasa (2/11/2025).

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, Pemprov Kaltim akan mengadakan Rakor lanjutan bersama Forkopimda, perangkat daerah, dan para pemangku kepentingan pada 8 Desember 2025.

Rakor tersebut menjadi forum penting untuk memastikan kesiapan aspek keamanan, transportasi, logistik pangan, dan pelayanan publik.

Dalam Rakornas, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya kesiapan sistem transportasi darat, laut, dan udara mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada akhir tahun.

Selain itu, ia meminta pemerintah daerah mewaspadai potensi kenaikan harga pangan serta memperkuat mitigasi terhadap cuaca ekstrem, bencana alam, hingga potensi gangguan keamanan.

Di Kaltim sendiri, Seno memastikan sejumlah langkah antisipatif sudah dijalankan. Ia menegaskan kondisi stok pangan menjelang Nataru berada dalam kondisi aman.

“Kita sudah cek persiapan di lapangan, bahan makanan tidak ada kekurangan baik Bapokting maupun bahan tambahan dan aman di pasar. Kemudian Nataru juga kita siapkan secara komprehensif untuk transportasi dan pariwisata,” terangnya.

Seno menekankan pentingnya gerak bersama seluruh unsur Forkopimda untuk mengurai potensi kerumunan yang biasanya terjadi saat malam Natal dan malam pergantian tahun.

“Untuk seluruh Forkopimda bertindak serentak untuk menghindari crowded pada saat malam Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Dengan koordinasi yang diperketat dan langkah antisipasi yang dipersiapkan lebih awal, Pemprov Kaltim optimistis perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Pewarta: Hadi Winata
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI