SAMARINDA – Swasembada pangan disoroti oleh Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Guntur. Menurutnya lahan di Kaltim cukup banyak dan luas namun problematik lahir di Sumber Daya Manusia (SDM).
Sebagai provinsi dengan luas 127.346,92 km², tentu Kaltim punya potensi besar. Walaupun tidak dapat dihindari banyak yang dijadikan lahan pertambangan.
Menurut Guntur, ketika mayoritas petani di Kaltim merupakan orang lanjut usia. Sehingga itu dapat menimbulkan pertanyaan di masa yang akan datang, mengenai produksi pangan pertanian.
“Lebih dari 70 persen petani kita sudah lanjut usia. Ini menjadi perhatian penting, maka kita harus memunculkan kembali semangat petani generasi muda untuk mengisi ruang itu,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (3/12/2025).
Terlepas dari itu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sempat menunjukkan tren positif. Dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melibatkan generasi muda ikut serta dalam pertanian. Hasilnya sempat meningkatkan produk hortikultura di jenis tanaman semangka.
“Kukar sudah menunjukkan bahwa generasi muda bisa memberikan perubahan besar. Tinggal bagaimana pemerintah provinsi mendukungnya,” jelas Guntur.
Inisiatif Pemprov untuk memberikan alat pertanian modern rasanya akan memberikan dukungan terhadap perkembangan. Apalagi saat ini berbagai negara sedang melakukan perubahan besar di bidang pertanian modern.
Kukar berpotensi dengan luas daerahnya dan banyaknya lahan kosong. Di mana ada beberapa kabupaten yang dapat didorong mewujudkan pertanian modern seperti Kutai Timur.
“Setiap daerah punya kekuatan masing-masing, tinggal bagaimana menggerakkan petani mudanya agar bisa dimaksimalkan,” jelas Guntur.
Pewarta: K Irul Umam
Editor: Yahya Yabo





