Arman Nofriansyah Serap Aspirasi Warga di Dua Wilayah: Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama

BERAU – Agenda Reses III Tahun Anggaran (TA) 2025 dimanfaatkan Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah, untuk turun langsung menemui masyarakat sekaligus menyerap aspirasi di dua wilayah berbeda.

Dalam dua hari beruntun, Arman menyambangi warga RT 13 Kelurahan Gunung Tabur dan masyarakat Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur, guna mendengarkan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan dan minimnya realisasi usulan pembangunan.

Pada Selasa (2/12/25), Arman menggelar dialog terbuka bersama warga RT 13 Gunung Tabur. Warga hadir dengan antusias dan menyampaikan keluhan mengenai kerusakan jalan gang yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Jalan tersebut dinilai menghambat aktivitas harian dan berpotensi membahayakan pengguna.

Menanggapi keluhan tersebut, Arman menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Saya berkomitmen untuk selalu mendorong dan mengawal keluhan masyarakat di sini, agar ke depan usulan tersebut dapat terealisasi,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi jalan di permukiman memang perlu mendapat perhatian khusus karena berdampak langsung pada mobilitas warga.

Dalam dialog itu, warga juga mempertanyakan banyaknya usulan Musrenbang yang belum terealisasi. Arman menjelaskan bahwa jumlah usulan mencapai sekitar 10.000, sehingga perlu pengawalan intensif agar bisa diprioritaskan.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua ruas jalan berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten, melainkan ada yang menjadi tanggung jawab provinsi dan pusat.

Keesokan harinya, Rabu (3/12/25), Arman melanjutkan agenda reses di Kampung Labanan Jaya, Teluk Bayur. Keluhan masyarakat di wilayah ini tidak jauh berbeda, yakni mengenai perbaikan jalan umum dan jalan usaha tani. Ia memastikan keluhan tersebut akan disampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.

“Keluhan-keluhan ini pasti kami perjuangkan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Arman juga menyinggung latar belakangnya yang berasal dari keluarga sederhana. Ia menegaskan bahwa posisi yang ia emban saat ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya berasal dari bawah, hanya takdir membawa saya ke legislatif. Karena itu, saya tidak akan meninggalkan masyarakat,” ujarnya.

Terkait berbagai persoalan infrastruktur, Arman mengingatkan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dari pusat sehingga usulan pembangunan harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

Meski begitu, ia tetap mendorong warga untuk aktif mengusulkan pembangunan melalui mekanisme resmi agar bisa dipertimbangkan dalam skala prioritas.

Kemudian, Arman mengajak masyarakat Labanan Jaya untuk terus mengembangkan potensi pertanian dan ekonomi kreatif sebagai upaya meningkatkan pendapatan keluarga.

“Saya imbau masyarakat untuk meningkatkan perekonomian secara berkala agar pendapatan semakin berkembang,” pungkasnya. (Ril)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI