Kebakaran Renggut Tiga Nyawa, Bupati dan Wabup Kukar Hadir Kuatkan Warga Sungai Meriam

TENGGARONG — Suasana duka masih menyelimuti Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pascakebakaran hebat yang menewaskan tiga orang dan menghanguskan permukiman warga. Tragedi yang terjadi pada 11 Desember 2025 itu menyebabkan sedikitnya 13 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Di tengah kepedihan warga, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin datang langsung ke lokasi bencana. Tanpa sekat, keduanya memeluk warga yang masih larut dalam kesedihan. Sebuah gestur empati yang memberi penguatan bagi korban yang tengah berjuang bangkit dari trauma.

Kehadiran pimpinan daerah ini bukan sekadar agenda kunjungan, melainkan penegasan bahwa pemerintah hadir di saat warganya berada pada titik paling rapuh. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangkaian ku jungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di Kecamatan Anggana, Minggu (14/12/2025).

Aulia dan Rendi menyambangi langsung lokasi kebakaran di RT 21 Desa Sungai Meriam, Jalan Poros Desa Sungai Meriam, tempat musibah terjadi pada 11 Desember 2025. Di lokasi itu, sejumlah warga tampak masih bertahan di sekitar sisa-sisa rumah mereka, sebagian lainnya menumpang di rumah kerabat.

Di hadapan warga yang masih diliputi kesedihan, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menelan korban jiwa tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah tidak akan meninggalkan para korban, baik dalam masa darurat maupun proses pemulihan ke depan.

“Yang bisa kita lakukan bagaimana saudara kita yang tertimpa musibah agar dikuatkan melanjutkan aktivitas ke depannya. Saya harap stakeholder di kecamatan dapat membantu kebutuhan keseharian mereka. Bapak ibu tidak sendiri, kami pemerintah akan membersamai para korban kebakaran ini,” ujarnya.

Pesan itu menjadi penguat moral bagi warga yang kehilangan bukan hanya harta benda, tetapi juga anggota keluarga. Pemerintah daerah, kata Aulia, akan terus berada di sisi korban hingga kondisi benar-benar pulih.

Lebih lanjut, Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur di tingkat kecamatan untuk memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Mulai dari distribusi logistik, penyediaan tempat tinggal sementara, hingga pendampingan lanjutan pascabencana menjadi prioritas yang harus segera ditangani secara bersama.

Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI