Usai Kerusakan Jalan Tol IKN, BBPJN Kaltim Cek Jalan

NUSANTARA – Salah satu titik ruas Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) tepat di Seksi 3A2 Segmen Karangjoang–KKT Kariangau, dilaporkan mengalami penurunan dengan radius sepanjang 82,5 meter.

Usai insiden tersebut, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) bersama pihak terkait langsung melakukan survei dan inventarisir seluruh slab on pile di ruas tol IKN.

Langkah itu diambil guna memastikan tidak ada potensi serupa di titik lain yang dapat mengakibatkan kejadian serupa Seksi 3A2.

“Sebentar saya minta datanya dulu ke teman-teman proyek,” ucap Yudi, Minggu (11/1/2026).

“Usai kejadian, kami langsung melakukan survei dan inventarisasi pada seluruh slab on pile di ruas Tol IKN untuk memastikan tidak ada potensi serupa di titik lain,” lanjutnya.

Sejumlah penanganan teknis permanen akan dilakukan BBPJN Kaltim sebagai langkah mitigasi dan antisipasi jangka panjang. Antara lain pembangunan crossing drain di setiap slab on pile untuk mengendalikan aliran air di bawah struktur, penataan dan peningkatan kapasitas saluran hulu–hilir, serta pemasangan energy dissipator pada outlet saluran.

Seperti diketahui, ramai diberitakan salah satu titik ruas Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) tepat di Seksi 3A2 Segmen Karangjoang–KKT Kariangau, dilaporkan mengalami penurunan dengan radius sepanjang 82,5 meter.

Hal tersebut disebabkan slab on pile (pelat beton tiang pancang) ada penurunan usai areanya diguyur hujan deras Rabu (7/1/2026) sejak pukul 15:35 WITA hingga Kamis (8/1/2026) pagi.

Debit air hujan yang meningkat di lokasi, menjadi penyebab pergerakan tanah di area timbunan. Kamis (8/1/2026) tengah hari, slab on pile pada ruas tersebut pun amblas. Beton badan jalan pun ikut turun.

Pj KSO BBPJN Perwakilan Kalimantan Timur, Adhi Hutama, menjelaskan terjadi pergerakan pada slab on pile akibat pergeseran tanah disposal yang dipicu intensitas hujan cukup tinggi.

“Untuk menghindari kerusakan yang lebih melebar, slab on pile yang bergeser langsung diputuskan untuk diamankan dan dilakukan perbaikan,” kata Adhi.

Lanjut dia, kejadian tersebut terjadi masih dalam masa konstruksi, sehingga langkah-langkah pengamanan dan perbaikan dapat segera dilakukan oleh penyedia jasa.

Adhi menegaskan seluruh biaya perbaikan permanen menjadi tanggung jawab penuh penyedia jasa pelaksana proyek.

“Saat ini tim lapangan telah melakukan inventarisasi kerusakan, merapikan kembali timbunan hingga mencapai elevasi aman, serta mengamankan struktur yang terdampak,” terangnya.

Ditargetkan perbaikan permanen dapat selesai hingga Maret 2026 demi mengejar fungsional saat arus Lebaran.

Pemimpin Proyek Jalan Tol IKN Segmen 3A2, Arief Indriyanto, membenarkan pergeseran terjadi pada tiang slab on pile sepanjang 82,5 meter.

“Akibat hujan deras itu terjadi pergeseran pada timbunan lumpur di area disposal yang mengakibatkan pergeseran pada tiang slab on pile sepanjang 82,5 meter,” sebutnya.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI