Sinergi Desa-Provinsi, Kepala Desa Sampaikan Aspirasi Langsung ke DPRD

SAMARINDA – Dua kepala desa dari Desa Sungai Meriam, Idra Lesmana dan Desa Sidomulyo, Agus Hariyanto menyampaikan aspirasinya. Hal itu disambut langsung anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmed Reza Fachlevi dan Salehuddin.

Pada Senin, (19/1/2026) di Gedung DPRD Kaltim, Samarinda, pertemuan itu menyampaikan setidaknya perihal perbaikan LPJU, pengaspalan jalan desa, pemanfaatan lahan pertanian, serta bantuan alat pertanian.

“Khusus dua desa ini yaitu Sidomulyo dan Sungai Maryam, untuk Desa Sidomulyo tidak ada status jalan milik provinsi. Tetapi untuk Desa Sungai Maryam, karena berbatasan langsung dengan wilayah Kota Samarinda maka ada beberapa program yang disampaikan kepada Dinas PUPR, salah satunya adalah perbaikan akses jalan yang berlubang,” jelas Akhmed Reza Fachlevi kepada Media Kaltim Network saat diwawancarai via WhatsApp, Selasa (20/1/2026).

Menanggapi pertemuan langsung tersebut, Reza mengakui koordinasi antar desa dan provinsi perlu dilakukan. Intensitas sinergi tersebut, diharapkan oleh anggota dewan tersebut untuk dapat secara langsung mendengarkan kendala-kendala di lapangan.

“Kami ingin bersinergi dan sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan dua desa ini. Ini merupakan bentuk jemput bola terhadap anggaran yang memang disediakan oleh pemerintah provinsi. Sinergi seperti ini yang perlu kita bangun, baik antara pemerintah provinsi maupun kabupaten,” lanjut politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut.

Lebih lanjut, Reza mengharapkan agar langkah tersebut diikuti desa-desa lainnya, bukan hanya dua desa dari Kecamatan Anggana tersebut. Menurutnya masih banyak pemerintah desa atau kelurahan yang belum memahami mekanisme penganggaran di provinsi, batas kewenangannya, serta bagaimana pengusulan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari provinsi kepada Kabupaten Kukar.

Terkait Bankeu ke desa sendiri, dua desa itu sempat menyinggungnya namun Reza menekankan dengan kondisi efisiensi, desa-desa perlu bersabar.

“Untuk tahun ini mungkin bisa separuhnya dulu, lalu tahun depan dimaksimalkan kembali. Tapi saya pribadi belum mengetahui secara pasti besarannya,” katanya.

Selain dua kepala desa, pertemuan itu dihadiri jajaran Dinas PUPR-PERA Kaltim yakni Kabid Bina Marga M. Muhran dan Kabid Perkim Hariadi. Sehingga aspirasi itu dapat langsung diserap oleh Pemerintah Provinsi Kaltim tidak hanya bagi DPRD saja.

Baik Akhmed Reza Fachlevi dan Salehuddin mereka menegaskan komitmennya memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat agar pembangunan desa berjalan maksimal dan kesejahteraan warga semakin meningkat.

Pewarta: K Irul Umam
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI