NUSANTARA – Ihwal kapan kepastian berkantornya Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Negara (IKN) tahun ini masih wait and see.
Tapi pada dasarnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka siap berkantor di mana saja.
“Kalau saya fleksibel, bisa berkantor di mana saja. Di Papua bisa, di IKN bisa, di tempat-tempat bencana bisa. Kita ‘kan selalu di lapangan ya,” ucap Wapres Gibran dalam sebuah diskusi kampus bersama mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, awal pekan.
Gibran mengatakan berkantor di IKN maupun pemindahan ASN ke IKN ditunggu. Kata dia, semua dilakukan bertahap demi mendukung pemerintahan dan tidak sebatas simbolik.
Gibran mengaku sudah memberi instruksi ke staf-staf dan personel Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) untuk berkantor di sana.
“Personel Setwapres sudah kita instruksikan duluan (mulai pindah ke IKN). Ditunggu saja. Sekarang kita percepat saja pembangunannya sesuai time line,” jelasnya.
Kata Gibran, akhir Desember 2025, ia kunjungan kerja ke IKN, lalu berselang beberapa minggu, Presiden Prabowo Subianto kemudian berkunjung ke IKN. Diyakini, progresnya sudah sesuai time line.
“PRnya (pekerjaan rumah) sedang bangun kantor dan kawasan legislatif-yudikatif,” tegas Gibran.
Dalam acara diskusi tersebut, Wapres Gibran menunjukkan data kesiapan infrastruktur IKN yang sudah siap.
Di antaranya yang disiapkan guna kepindahan ASN, seperti 23 tower untuk kantor bersama dan 51 tower hunian ASN.
Jalan tol Balikpapan-IKN 71 kilometer sudah mendekati rampung 100 persen bahkan sudah beberapa kali dibuka fungsional.
Bandara Internasional Nusantara sudah beberapa kali digunakan pendaratan pesawat. Kini tengah proses menjadi Bandara umum agar dapat diakses publik.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo





