Potensi Ekowisata Nusantara Tinggi, 20 Pemandu Lokal Dilatih dan Disertifikasi

NUSANTARA – Sebanyak 20 peserta pemandu ekowisata lokal Sepaku disertifikasi Otorita IKN. Tujuannya demi meningkatkan kapasitas pemandu dan punya lisensi resmi sebagai pemandu ekowisata di kawasan Nusantara yang memiliki potensi tinggi.

Sertifikasi tersebut kolaborasi dengan Sekretariat Kantor Bersama Bank Indonesia (SKB BI) serta Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia, di Multifunction Hall Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara digelar 3 Februari hingga 5 Februari 2026.

Pesertanya terdiri dari masyarakat lokal. Yakni sepuluh orang dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Adat Balik Sepaku kemudian sepuluh pemandu wisata binaan Otorita IKN.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menyampaikan peserta diberi pembekalan materi dan praktik langsung terkait pemandu wisata, setelahnya penyerahan sertifikat.

“Saya berharap peserta workshop sertifikasi mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya dapat menjadi pemandu ekowisata yang profesional dan dapat mengambil peran dalam pembangunan IKN di sektor pariwisata,” terang Muhsin.

Sementara itu, Direktur Lembaga Sertifikasi Pariwisata Jana Dharma Indonesia, Hairullah Gazali, menegaskan sertifikasi merupakan elemen penting dalam meningkatkan profesionalisme pemandu ekowisata. Terkhusus dalam sektor pariwisata berbasis alam dan lingkungan.

“Ending kegiatan ini adalah kompeten, karena kompeten itu merupakan bekal. Sesuai dengan perundang-undangan bahwa pemandu wisata itu harus memiliki sertifikasi. Sertifikasi ini akan berlaku sampai dengan tiga tahun, yang berarti kompetensi itu harus selalu diasah, jangan sampai tumpul, apalagi dalam sektor ecotourism,” jelasnya.

Wakil Kepala SKB BI, Dhony Iwan Kristanto, menyambut positif langkah yang dilakukan Otorita IKN dalam menyiapkan sumber daya manusia pariwisata yang profesional. Dirinya mengungkap kesan pertama kali ke IKN. Ia takjub Kota Nusantara sebegitu apik dan dibangun orang Indonesia sendiri.

“Kemarin Nataru itu ada 270 ribu masyarakat yang datang ke IKN, ke depan pasti akan lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung ke sini,” jelasnya.

Otorita IKN turut mendukung pengembangan berbagai destinasi di kawasan Nusantara. Misalnya Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, wilayah KIPP Nusantara serta sejumlah lokasi potensial lainnya melalui program sertifikasi tersebut.

Agar pemandu lebih memiliki passion (gaya) dan wawasan yang lebih mumpuni, Otorita IKN berkomitmen menghadirkan layanan pariwisata yang profesional. Kemudian memastikan masyarakat lokal menjadi pelaku utama dalam pengembangan pariwisata Nusantara.

Surani, salah seorang peserta mengaku bersyukur atas pelatihan dan sertifikasi ekowisata yang dilaksanakan.

“Senang pastinya. Ini sangat bermanfaat,” ungkap warga Desa Karang Jinawi itu.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI