PPU — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggelar ajang balap motor resmi melalui Bupati Cup Drag Bike Race Series 1 Kejurprov Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan tersebut menjadi event drag bike kedua yang pernah digelar di PPU setelah terakhir kali dilaksanakan pada 2016 silam.
Ketua IMI PPU, Alam Prawira Negara, mengatakan ajang balap 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya digelar dengan dukungan langsung pemerintah daerah.
“Kalau sebelumnya pada 2016 itu KNPI Cup yang disupport oleh teman-teman KNPI, maka di tahun 2026 ini pemerintah daerah ikut andil langsung dengan menggelar Bupati Cup Drag Bike Race Series 1 Kejurprov,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan pada awalnya Bupati PPU menginginkan pelaksanaan roadrace. Namun setelah dilakukan peninjauan, kondisi jalan yang direncanakan dinilai belum siap untuk menggelar balap jenis tersebut.
“Melihat kondisi jalan yang belum memungkinkan untuk roadrace, akhirnya Kami dari pengurus IMI memutuskan untuk melaksanakan drag bike,” jelasnya.
Meski demikian antusiasme peserta terbilang tinggi. Berdasarkan data sementara panitia, sebanyak 350 pembalap ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Tidak hanya dari wilayah PPU dan Kalimantan Timur, peserta datang dari Kalimantan Selatan hingga Sulawesi.
“Pesertanya cukup banyak, bahkan ada yang datang dari luar provinsi. Ini menjadi semangat tersendiri bagi kami melihat antusiasme yang besar,” ungkapnya.
IMI PPU memastikan kegiatan serupa tidak berhenti sampai di sini. Pihaknya telah berkonsultasi bersama Bupati PPU Mudyat Noor dan akan merencanakan kembali pelaksanaan open race drag bike pada Desember 2026 mendatang dengan konsep yang lebih meriah.
“Insya Allah, di Desember nanti akan kita gelar lagi open race dengan persiapan yang lebih matang dan skala yang lebih besar, Hal tersebut pula sudah kita konsultasikan ke Bapak Bupati,” terangnya.
Ia menegaskan penyelenggaraan drag bike resmi itu menjadi salah satu upaya IMI PPU dalam menekan angka balap liar di wilayah PPU.
“Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak bisa menyalurkan hobi balapnya di sirkuit yang kami sediakan, bukan di jalan umum. Ini jauh lebih aman, baik bagi pembalap itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
Pewarta: Deddy Pz
Editor: Yahya Yabo





