Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menginisiasi pembangunan proyek Waterfront dan Riverside Road sebagai solusi strategis untuk mengurai kemacetan parah di Kota Samarinda, khususnya di kawasan Selili hingga Jembatan Mahkota II. Proyek ini tidak hanya dirancang sebagai jalan lalu lintas alternatif yang menyusuri tepian Sungai Mahakam, tetapi juga akan menata kawasan tersebut menjadi ruang publik modern yang terintegrasi.
Dalam tinjauannya, Gubernur menyebut bahwa konsep jalan layang di tepian sungai ini lahir karena keterbatasan ruang darat di pusat kota untuk pelebaran jalan konvensional. Proyek ambisius ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp2 triliun untuk wilayah Samarinda dan diharapkan dapat memecah masalah kemacetan sekaligus mempercantik wajah ibu kota provinsi agar selaras dengan pembangunan IKN.
Pembaca Setia Radar Media! Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Media? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
👉 https://koran.radarmedia.id
📱 https://digital.radarmedia.id/rm10jan2026/mobile/
Radar Media – Aktual, Cepat, dan Terpercaya.





