DPRD Berau Minta Pemeliharaan RKB Sekolah, Jangan Hanya Buat Pembangunan –

BERAU – Kelayakan Ruang Kelas Baru (RKB) sekolah harus diimbangi dengan proses pemeliharaan. Untuk itu, DPRD Berau meminta tidak difokuskan pada pembangunan baru.

Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan pembangunan fasilitas pendidikan di Kabupaten Berau harus diiringi dengan komitmen pemeliharaan yang berkelanjutan.

Menurutnya Ruang Kelas Baru (RKB) yang dibangun setiap tahun melalui anggaran daerah tidak boleh hanya berhenti pada tahap peresmian, tetapi harus dirawat agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.

Elita menyampaikan setiap tahun Pemerintah Kabupaten Berau melalui instansi teknis terus mengalokasikan anggaran cukup besar untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Pembangunan RKB tersebar di berbagai kampung dan kecamatan sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. Namun demikian, ia mengingatkan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan fisik semata.

“Perhatian tidak bisa berhenti pada seremonial peresmian saja. Setelah RKB dibangun, pemeliharaan menjadi tanggung jawab kita bersama. Kalau tidak dirawat, bangunan yang baru pun bisa cepat rusak,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026)

Menurutnya perawatan rutin perlu dilakukan secara berkala, terutama pada bagian-bagian vital seperti atap, plafon, instalasi listrik, lantai, hingga kebersihan ruang kelas. Ia menilai kerusakan kecil yang diabaikan berpotensi berkembang menjadi kerusakan besar yang justru akan menyedot anggaran lebih besar untuk perbaikan.

“Kerusakan ringan harus segera ditangani dan dilaporkan. Jangan menunggu sampai rusak parah baru diperbaiki, karena itu akan membebani anggaran lagi. Laporan dari sekolah harus cepat ditindaklanjuti,” tegasnya.

Elita mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Berau untuk memastikan adanya alokasi anggaran khusus pemeliharaan dalam setiap perencanaan pembangunan sarana pendidikan. Ia menilai selama ini fokus anggaran cenderung lebih besar pada pembangunan fisik, sementara aspek perawatan belum memiliki sistem yang kuat dan terencana.

Menurut Elita, diperlukan koordinasi yang solid antara pihak sekolah, dinas terkait, dan pemerintah daerah agar fasilitas pendidikan tetap dalam kondisi layak pakai. Ia menegaskan Komisi I DPRD Berau akan terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan pembangunan dan pemeliharaan berjalan seimbang.

“Kami akan tetap melakukan fungsi pengawasan. Pembangunan sudah bagus, tetapi sistem perawatan yang berkelanjutan juga harus jelas dan terukur,” tambahnya.

Lebih lanjut, Elita berharap seluruh elemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, tenaga pendidik, hingga siswa, turut memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun. Lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman dinilainya sangat berpengaruh terhadap kualitas proses belajar mengajar.

Ia pun optimistis dengan pemeliharaan yang konsisten dan koordinasi yang baik antar instansi, fasilitas pendidikan di Kabupaten Berau akan mampu bertahan lama dan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan daerah.

“Fasilitas yang baik harus dirawat bersama. Ini demi kenyamanan anak-anak kita dalam menempuh pendidikan,” sebutnya. (adv)

Pewarta: Muhammad Aril
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

CATATAN AGUS SUSANTO

INFO GRAFIS

OPINI