TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memulai penyaluran bantuan keuangan untuk Rukun Tetangga (RT) tahun anggaran 2026. Setiap RT menerima alokasi Rp150 juta dengan total penerima mencapai 3.134 RT yang tersebar di 20 kecamatan mencakup 193 desa dan 44 kelurahan.
Apabila diakumulasi, nilai anggaran yang dikucurkan mencapai Rp470,1 miliar. Penyaluran mulai dilakukan pada akhir Februari 2026 sebagai bagian dari penguatan pembangunan berbasis lingkungan terkecil di masyarakat.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan program tersebut dirancang untuk memperbesar peran RT dalam menyelesaikan persoalan sosial di wilayah masing-masing.
“Kami mengajak semua pihak dan masyarakat untuk berperan aktif mendukung Program RTKu Terbaik, bagian dari Kukar Idaman Terbaik,” ujar Aulia.
Menurutnya keberhasilan program tidak hanya diukur dari besaran anggaran, tetapi dari dampaknya terhadap partisipasi warga dan ketepatan sasaran kegiatan. Ia menekankan agar pelaksanaan di tingkat RT responsif terhadap kebutuhan nyata masyarakat.
“Tujuannya gap antara yang kurang mampu dan yang lebih mampu bisa lebih kecil. Kegiatan harus responsif terhadap kebutuhan warga,” lanjutnya.
Aulia menegaskan pentingnya penguatan ketahanan sosial berbasis RT. Program tersebut mencakup dukungan untuk penyediaan guru mengaji dan guru les, bantuan kebutuhan dasar warga, hingga perbaikan rumah tidak layak huni.
Skema tersebut diproyeksikan menjadi instrumen untuk memperkuat basis data sosial masyarakat, sehingga kebijakan di tingkat daerah dapat lebih tepat sasaran pada periode pembangunan 2025–2030.
“Program ini untuk memastikan setiap RT lebih mandiri, warganya sejahtera, dan lingkungan lebih baik,” ungkap Aulia.
Pewarta: Ady Wahyudi
Editor: Yahya Yabo





